Polisi Ciduk Tante-Tante Komplotan Copet

0
390

Surabaya, BeritaTKP.Com – Sempat heboh di jakarta dan di sejumlah daerah pencopet dengan komplotan wanita berbadan besar kini di surabaya malah ada komplotan copet dengan beranggotakan tante tante.

Dalam hal ini diduga spesialis mencopet di mall. Mereka adalahDiana Palupi (40) warga Jalan Jalan Darmo Permai Utara 10/28,  Suhartini (42) warga Jalan Suko Manunggal 5/35, Dian Erdiyanti (52) warga Jalan Wisma Tengger XVI/18, Surabaya dan, Riah Setianah (23) warga Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Para pelaku berhasil ditangkap setelah beraksi di City Of Tomorrow (Cito) Mall Surabaya. Saat itu empat perempuan datang dan menuju gerai baju di Matahari Department store. Setelah berputar-putar mencari sasaran akhirnya menemukannya. Keempat pelaku berbagai tugas untuk mengambil handphone (HP) milik Edy Kurniawan, warga Sidoarjo yang saat itu memilih baju dan menaruh HP di tas yang terbuka.

Dalam melancarkan aksinya para wanita ini berbagi tugas Setianah dan Dian sebagai pengelabuh saat korban memilih baju. Sementara Diana Palupi sebagai eksekutor, , cara kerja mereka dengan cara mendekati korban dan menarik perhatian dengan mencari baju. Setelah korban lengah, Diana mengambil HP korban lalu dioper ke tangan Suhartini. Selepas beraksi pelaku menjauh dari korban dan bermaksud keluar.

Hingga akhirnya korban melaporkan kejadian ke pihak scuriti mall, hingga akhirnya sekuriti menghubungi Tim Anti Bandit Polsek Gayungan. Setelah memeriksa CCTV dan mendapatkan ciri-ciri pelaku, akhirnya polisi berhasil membekuk para pelaku saat akan keluar area mall.

Dan atas rekaman tersebut Keempatnya langsung kami amankan beserta barang bukti. Mereka mengaku sudah dua hari akan beraksi di Cito, dalam kasus ini , untuk hari pertama para pelaku tidak mendapatkan apa-apa. Selain di Cito, pelaku mengaku juga pernah beraksi di Royal Plaza Surabaya, namun juga gagal mendapatkan barang curian.

Hingga akhirnya mereka dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksan lebih lanjut, dalam pemeriksaanya pelaku mengaku bahwa barang akan digunakan sendiri. Dan dalam hal ini pilisi menduga ini adalah sindikat, tapi masih proses pembangan, selain itu dalam kasus ini petugas berhasil mengamankan Barang bukti yang berhasil diamankan terdapat satu buah HP merk LG warna hitam. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku kini dititipkan di tahanan Mapolrestabes Surabaya.

Sementara para pelaku nantinya terancam di jerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun kurungan penjara. @red