Tipu Teman Hingga Setengah Miliar, Warga Buduran Dipolisikan

Sidoarjo, BeritaTKP.Com – H. Muriso (60) warga Desa Banjar, Kecamatan Buduran, Sidoarjo menjadi korban perdaya Regar Indah Mahulu (39) warga Desa Pejarakan, Kecamatan Jabon, yang tak lain teman akrabnya sendiri atau teman ‘plek’. Muriso tertipu Regar hingga Rp 578 juta.

Penipuan itu berawal dari curhat Muriso yang pingin melunasi hutang. Ironisnya, hal itu malah dibuat kesempatan oleh Regar untuk memperdayai Muriso. Regar yang sebelumnya kerap dipercaya menagihkan uang Muriso yang dipinjam orang lain itu, mengaku bisa menggandakan uang sampai tembus Rp 200 milyar.

Kapolsek Buduran Kompol Hery Mulyanto menjelakan lantaran sudah sering membantu dalam menagih hutang, akhirnya korban menganggap tersangka Regar, bisa membantu permasalahannya yang lain, yakni uangnya akan menjadi berlipat ganda segera terwujud, menggandakan uang, tersangka berdalih bisa bertumpuk dengan media bantuan jin yang masuk ke tubuh tersangka. Korban yang tergiur, diminta menyetorkan uang pancingan senilai Rp 278 juta.

Tersangka pertama kali beraksi pada November 2017. Awalnya, korban mengaku kebingungan tidak mempunyai uang pancingan. Namun oleh Regar dibujuk supaya uang itu segera didatangkan. Caranya bisa pinjam ke saudara korban di Surabaya hingga Singkat cerita Muriso mendapat pinjaman uang dari saudaranya di Surabaya sebesar Rp 278 juta. Uang tersebut lalu kepada Regar.

Dan Jelang akhir 2017, Regar kembali meminta tambahan uang kepada korban agar berlimpahnya semakin bertambah, Pada 28 Desember 2017 korban menyerahkan uang lagi sebesar Rp 150 juta, dan 14 Januari 2018 korban menyerahkan uang yang ke 3 kalinya sebesar Rp 150 juta, hingga Total uang yang diserahkan Muriso kepada Regar sebesar Rp 578 juta.

Namun seiring laju waktu, uang tersebut tidak kunjung berlipat ganda. Bahkan belakangan diketahui bahwa Regar sudah menghilang. Nomor HP (handphone) tersangka juga tidak aktif. Nah, dari situlah Pak Haji asal Jabon ini menyadari kalau dirinya jadi korban penipuan. Selanjutnya, kasus tersebut dilaporkan ke polisi dan akhirnya Tersangka di ringkus oleh polisi di tempat indekostnya di daerah Ngoro, Mojokerto. Dari penggeledahan, petugas menyita dua ponsel tersangka dan tiga lembar kuitansi tanda terima.

Di depan penyidik, Regar mengakui segala perbuatan yang dilakukannyaia mengaku Uang itu ia habiskan untuk senang-senang di tempat hiburan atas perbuatanya ia dijerat Pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan. @red/nggit

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda