Remas Alat Vital 6 Muridnya, Kepala Sekolah Dipolisikan

Malang, BeritaTKP.Com – Kasus pelecehan seksual di malang bertambah lagi, setelah kasus sodomi yang dilakukan Anak 15 tahun terhadap bocah kelas 4 hingga 5 SD, kini muncul kasus baru lagi, dan pelakunya yakni seorang kepala sekolah di salah satu Sekolah Menengah Pertama di malang.

Dalam hal ini kasus pencabulan dilakukan Kepala Sekolah berinisial KL di dalam ruang kerjanya, Ada 6 orang korban yang melapor. Dari hasil pemeriksaan, pelaku berinisial KL. Korban dicabuli di dalam ruang kerja kepala sekolah. Ada juga yang dicabuli di dalam mobil.

modus pencabulan yang dilakukan KL pada siswinya sendiri, dengan cara memberikan iming-iming, Ada yang dijanjikan akan dikuliahkan kalau sudah lulus sekolah. Lalu ada yang diberi uang juga, termasuk ada yang diajari cara membuka aura diri seperti tenaga dalam.

kasus ini berawal dari laporan masyarakat. Setelah 6 siswi didatangkan dan diperiksa, korban rata-rata dilakukan tidak senonoh dengan meraba-raba bagian sensitif tubuh korbannya di dalam ruang kepala sekolah. lokasi pencabulan yang paling sering dilalukan pelaku di ruang kerjanya. Perbuatan asusila dilakukan Kasek pada bulan Januari 2018 lalu.

“Ada 6 orang korban yang melapor. Dari hasil pemeriksaan, pelaku berinisial KL. Korban dicabuli di dalam ruang kerja kepala sekolah. Ada juga yang dicabuli di dalam mobil, dan kini Status KL kita tetapkan tersangka. Kami berupaya mengupas apakah ada korban lain di sekolah tempat KL memimpin. Jangan sampai ada korban berikutnya. Ada yang dicabuli sekali dan dua kali, selain itu Visum pada korban sudah kita lakukan. Ancaman tidak ada, hanya diberi uang dan dibujuk rayu oleh tersangka,” ungkap Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung.

Dan kini Atas perbuatanya, Kasek SMP di Kecamatan Kromengan dijerat Pasal 82 junto 76e UU nomer 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp.5 milyar. @Canam

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda