Camat Buduran Dipanggil Unit PPA Atas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

0
205

Sidoarjo, BeritaTKP.Com – Sentot Kunmardianto, Camat Buduran, Sidoarjo dipanggil oleh Penyidik unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polresta Sidoarjo atas kasus dugaan pelecehan seksual.

Sebelumnya, Sentot Kunmardianto yang menjabat Camat Buduran, Sidoarjo ini dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim pada tanggal 26 Oktober 2017 lalu.Seperti dilansir laman Humas Polda Jatim, oknum Camat tersebut dilaporkan ke Polda dengan nomor surat tanda polisi (LP): TBL/1356/X/2017/UM/Jatim terkait dugaan atas tindak pidana perbuatan pencabulan pasal 289 KUHP.

Sentot dilaporkan atas dugaan pelecehan seksual tersebut terhadap remaja perempuan berinisial KN (18) dan FA (18) asal Sidoarjo.Dari pengakuan korban, bejatnya, hal tersebut dilakukan saat berada di ruangan kerjanya.Setelah berjalannya waktu, kasus dugaan pelecehan seksual ini, Polda Jatim akhirnya melimpahkan berkasnya ke Polresta Sidoarjo untuk dilakukan penyidikan.

Dalam hal ini selain memanggil Camat buduran tersebut dalam hal ini petugas juga memanggil dua korban dan sembilan saksi juga dihadirkan untuk dimintai keterangannya Agenda pemanggilan kedua belah pihak beserta para saksi oleh penyidik unit PPA itu untuk dilakukannya konfrontasi terkait kejadian dugaan pelecehan seksual di dalam ruang kerjanya tersebut.

Pemeriksaan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga kelar sekitar pukul 17.15 WIB ini juga menghadirkan 9 saksi untuk diperiksa.Ahmad Zamroni Umatullah selaku Kuasa hukum pelapor beserta rekan usai mendampingi pelapor membenarkan keadaan tersebut, “Tadi kedua klien kami (pelapor, red) dikonfrontir dengan pihak terlapor yakni pejabat Camat Buduran, saudara Sentot,” ujarnya.

Ahmad Zamroni juga berharap agar pihak penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo memaksimalkan hasil penyidikan atas kasus dugaan pelecehan seksual kepada kedua klien nya itu, “Untuk hasil penyidikan kami tidak bisa menjawab, itu bukan ranah kami, yang memiliki wewenang menjawab hanya tim penyidik Polresta Sidoarjo. Intinya kami sangat mengapresiasi penyidik Polresta Sidoarjo, semoga kasus ini segera ada titik terang,” harapnya.

Sementara itu, Sentot Kunmardianto Camat Buduran, Sidoarjo usai menjalani pemeriksaan di kantor Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo hanya menjawab singkat kepada awak media.”Jangan tanya ke saya, tanya kepenyidik saja,” jawab Sentot sembari jalan kaki menuju ke dalam mobilnya, dan Hartono, kuasa hukum dari terlapor menegaskan jika hasil pemeriksaan atau konfrontir dari pihak pelapor dan terlapor hari ini masih bersisih kukuh dengan argumennya masing-masing.

“Pihak pelapor menuduh klien kami lakukan pelecehan seksual. Sedangkan pihak terlapor yakni klien saya tidak merasa melakukan sesuai apa yang dituduhkan pelapor terkait dugaan pelecehan seksual tersebut. Kita lihat hasil dari penyidik Unit PPA saja,” terang Hartono. @red