Putus Sekolah Dan Memilih Menjadi Pengedar Narkoba, Pemuda 17 Tahun Ditangkap Polisi

Surabaya, BeritaTKP.Com – NRS warga Jalan Kedung Klinter, pemuda yang masih 17 tahun tersebut harus merelakan masa mudanya dihabiskan di sel tahanan bagaimana tida setelah memutuskan untuk hengkang di dunia pendidikan nya ia malah terjun ke dunia pengedaran narkoba.

Penangkapan NRS dilakukan pada awal Maret lalu. Awalnya polisi memburu NRS bukan karena kasus narkoba, melainkan kasus pengeroyokan. NRS dilaporkan oleh seorang korban pengeroyokan dengan motif menuduh korban mencuri handphone (HP), Namun pada saat di gerebek oleh petugas di rumah tersangka petugas justru menemukan barang bukti narkoba Yakni dua poket sabu seberat 1,66 gram yang disembunyikan di bungkus rokok milik tersangka, selain sabu-sabu (SS), dari tas cangklong milik tersangka, polisi juga menemukan barang bukti lain berupa seperangkat alat isap SS lengkap dengan timbangan elektrik.

Kemudian dari hasil temuan itu, pihaknya lantas melakukan pengembangan, “Kami curiga jika tersangka NRS ini adalah pengedar.  Sebab selain berat SS yang cukup banyak, timbangan elektrik yang dimiliki tersangka juga cukup menguatkan,” ujar Kapolsek Tegalsari, Kompol David Trio Prasojo.

Setelah dikembangkan, pihaknya kemudian menangkap tiga tersangka lain yakni Dixon, kakak tiri NRS. Kemudian dua pelannggan lain yakni Andre Sergio (21), warga Jalan Rambutan Tengah 2/ P53 Pondok Chandra Waru Sidoarjo dan Aldi Kurniawan, (23), warga Jalan Berbek XI nomor 41, Waru, Sidoarjo.

Dua tersangka dari Sidoarjo (Aldi dan Andre,red) biasa membeli SS dari tersangka NRS untuk mereka pakai sendiri, dalam menjalankan aksinya,  NRS ini kulakan SS dari seorang kurir asal Madura. SS diantarkan dengan cara ranjau di kawasan Kedung Cowek. Sekali memesan, ia bisa membeli satu hingga dua gram, Kemudian oleh tersangka NRS, SS yang diperoleh tersebut dipecah menjadi beberapa poket kecil untuk dijual kembali kepada pelanggan setianya.

tak hanya menjalani bisnis haram, NRS juga melakukan kecurangan. Sebab dia sengaja mengambil sedikit isi dari paket-paket kecil yang ia jual ke pelanggan untuk dipakai sendiri. Padahal dia mengaku jika paket kecil yang dijual seharga Rp 140 ribu tersebut beratnya tak berkurang itu Artinya selain mendapatkan keuntungan berupa uang, tersangka NRS ini juga bisa nyabu secara gratis. @yanto