Sambut Tahun Baru Saka Hari Raya 1940

Pawai ogoh – ogoh di jembatan Suroboyo,dan di depan Pura Segara, begitu meriah ribuan masyarakat dan Umat Hindu berbaur jadi satu.

Surabaya, BeritaTKP.Com – Ribuan umat Hindu tumplek blek di Komplek TNI AL Kenjeran Surabaya di Pura Segara berada, untuk melaksanakan ritual Suci dan menggelar Pawai ogoh – ogoh yang di ikuti sekitar 3000 umat Hindu se Surabaya dan sekitarnya, Jumat (16/03/2018) pukul 16.00 Wib sampai dengan selesai.

Kegiatan ini di hadiri Kepala Staf Armatim Laksma I Nyoman Gede Sudi Hartawan,Ketua Banjar Surabaya Kol.Laut Bermawi serta unsur dari Forkopimda Surabaya juga Forkopimka Kenjeran.Prof.Aria Putra Utama selaku Ketua Panitia Hari Raya Nyepi ketika di temui Wartawan BeritaTKP mengatakan ,”kegiatan ini di pusatkan dari Pura segara menuju jembatan Suroboyo,kembali lagi ke Pura segara dengan di ikuti sekitar 3000 umat Hindu,untuk melakukan Pawai Ogoh – Ogoh ada 10 Ogoh -Ogoh yang akan di arak ,Ogoh -O goh di lambangkan sebagai kekuatan jahat di gambarkan berbagai Buto betara kala yang harus di usir dengan kesucian dan ketulusan serta keiklasan dalam berperilaku dalam keseharian,” beber Aria.Masih kata Aria ada 4 aturan yang harus di patuhi umat Hindu mulai pukul 06.00 pagi sudah tidak boleh beraktifitas seperti Mati Karya tidak boleh bekerja,Mati Geni tidak boleh menyalakan api,merokok menyalakan lampu dalam arti meredam nafsu amarah tidak boleh marah,Mati Leluanga tidak boleh menghibur diri dengan gemerlapnya dunia misal main hp,ke tempat maksiat melakukan tindakan bersenang – senang,Mati Lelungan tidak boleh bepergian dari rumah,apabila bersembahyang di anjurkan ke Pura terdekat himbauan dari PDHI (Parisada Dharma Hindu Indonesia),” beber Aria.Sementara itu Kapolsek Kenjeran Kompol.H.Cipto.SH. menjelaskan ,”untuk pengamanan dari Pihak Polisi menerjunkan 105 personil gabungan Polres KP3 Tanjung Perak dan Polsek Kenjeran di bantu pengamanan samping dari Satpol PP Kota Surabaya dan Dishub Kota Surabaya dengan du bantu 50 personil Pecalang (Keamanan Agama) Satpam red,Kami dari Polri memberi Pengamanan sesuai Intruksi Kapolri,Promoter pelayanan keamanan baik kaum minoritas maupun mayoritas agar selalu kondusif dalam kegiatan umat beragama,” ungkap Cipto.masih kata Kapolsek kegiatan ini di mulai arakan Pawai Ogoh – Ogoh dengan rute Start Pure Segara – Jl.I Nyoman Toya/jalan baru – Jl.Wiratno – Jl.Abdul Latif – Jembatan Suroboyo kegiatan di pusatkan di Jembatan Suroboyo lalu Pawai kembali Jl.Sukolilo Lor – Jl.Pantai Kenjeran – Jl.Abdul Latif – Jl.Wiratno – Jl.I Nyoman Toya – finish Pura Segara, syukur situasi aman terkendali meskipun animo masyarakat sekitar sangat besar untuk melihat sepanjang rute pawai Ogoh – Ogoh masyarakat rela menunggu meskipun berdesak – desakan sangat meriah dan khidmad,Polri sebagai pengayom serta melayani masyarakat harus siap setiap saat untuk kepentingan masyarakat apalagi kegiatan agama,” jelas Kapolsek.@ Nur A.

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda