Ecer Sabu, Effendi Divonis 8 Tahun

Surabaya, BeritaTKP.Com – Persidangan yang digelar di Ruang Garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (26/3/2018) yang di ketuai oleh  majelis hakim Dwi Winarko dengan terdakwah kasus narkoba yakni Achmad Effendi memutuskan hukuman 8 tahun penjara terhadap terdakwah.

Terdakwa Achmad Effendi ditangkap oleh anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Sawahan dari hasil pengembangan penangkapan sebelumnya yakni saksi Ade Pujiarto yang pada saat itu kedapatan sedang mengkonsumsi narkoba.

Selanjutnya polisi menangkap terdakwa di Jalan Petemon Timur No.11 B Surabaya dan kemudian pada saat dilakukan penggedahan terhadap terdakwa, polisi mendapati 1 (satu) buah kaleng yang didalamnya ada dompet kecil berisi 1 bungkus plastik kecil berisi kristal putih diduga Narkotika Golongan I jenis sabu dengan berat 11,41 gram serta bungkusnya.

Enam bungkus plastik kecil berisi kristal putih diduga Narkotika Golongan I jenis sabu dengan berat masing-masing + 1,32 gram serta bungkusnya.

Perbuatan terdakwa tersebut diatas sebagaimana di atur dan di ancam pidana dalam Pasal .114 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Selain hukuman badan, Hakim Dwi Winarko dalam persidangan yang digelar di Ruang Garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (26/3/2018), bahwa terdakwa juga dikenakan denda sebesar Rp 1 Miliar dan Subsider 2 bulan penjara, sebagai pengganti jika terdakwa tidak sanggup membayar denda tersebut.

“Hal yang memberatkan terdakwa yakni, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba. Dan sedangkan hal yang meringankan adalah terdakwa belum pernah dihukum dan sopan selama persidangan,” lanjut hakim Dwi.

Vonis Hakim Dwi lebih ringan dari tuntutan yang dijatuhkan Jaksa Neldy selama 11 tahun, denda Rp 3 milyar dan subsider 3 bulan penjara. “Iya kami menerima putusan majelis hakim. Terdakwa kami tuntut dalam sidang sebelumnya selama 11 tahun penjara,” terang JPU Neldy. @yanto