Cabuli Gadis 16 Tahun, Wahib Dituntut 6,6 Tahun

Gresik, BeritaTKP.Com – Sidang dengan terdakwah kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang pemuda di gresik dengan korban gadis dibawah umur mulai menjalani proses hukum, yakni Wahib, wartga Desa Prambon Tergayan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Tuban.

Sebagai catatan, aksi cabul terdakwa terungkap saat korban mengadu ke orang tua. Kepada orang tuanya, korban mengatakan jika dirinya dicabuli oleh terdakwa di sebuah gubuk di dekat rumahnya di Ujung Pangkah.  Karena tidak terima, orang tua korban melapor ke polisi. Wahib diringkus anggota Satreskrim Polres Gresik Desember 2017 lalu.

Dalam hal ini Jaksa penuntut umum, Alivin N Wanda menuntut terhadap pelaku hukuman 6,6 tahun penjara lantaran telah bersalah melanggar Pasal 81 UU 35/2004 tentang perlindungan anak, “Menuntut terdakwa dengan hukuman 6 tahun 6 bulan potong masa tahanan,” kata JPU, Alivin N Wanda.

Jaksa menjelaskan Selain pidana kurungan, JPU juga menuntut pidana denda kepada terdakwa sebesar Rp 50 juta. Hukuman akan ditambah tiga bulan jika denda tidak dibayarkan.

Dalam uraiannya, terdakwa terbukti melanggar Pasal 81 Ayat 2 UU 35/2014 tentang perlindungan anak. Terdakwa membujuk korban agar mau melayani nafsu birahinya dan karena korban masih berusian 16 tahun maka korban dikatakan masih di bawah umur.

Sementara itu Penasehat hukum terdakwa, Fitria Amri menilai, tuntutan JPU terlalu berat. Pihaknya meminta waktu sepekan untuk menyusun berkas pembelaan. ”Pekan depan agenda pembelaan,” ujarnya. @wahyu