Petugas Bea Dan Cukai Bandara Juand Kembali Amankan Penumpang Pesawat Bawa Sabu Di Dubur Dan Rice Cooker

Sidoarjo, BeritaTKP.Com – Petugas Bea dan Cukai Bandara Juanda kembali membongkar jaringan pengedar narkoba sekaligus diamankan, dalam hal ini Dua penumpang pesawat Air Asia rute Kuala Lumpur, Malaysia ke Surabaya diamankan Mereka diamankan lantaran kedapatan membawa sabu dengan berat total 1.062 gram.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda Budi Harjanto menjelaskan dalam seminggu Bea Cukai Juanda telah menangkap dua penumpang pesawat dari Malaysia yang akan ke Surabaya.

“Petugas mencurigai seorang penumpang, setelah dilakukan penyelidikan singkat, kemudian membawa penumpang tersebut ke rumah sakit. Hasil dari rontgen kedapatan ada benda asing pada duburnya,” kata Budi kepada wartawan pada saat rilis di Kantor KPPBC Bandara Juanda.

Kedua tersangka tersebut yakni adalah Surimah (36), warga Madura, juga menumpang pesawat Air Asia XT 327 dengan rute Kuala Lumpur, Malaysia ke Surabaya. Surimah membawa sabu seberat 925 gram yang disembunyikan di dasar rice cooker.

Dan Paosi (26), warga Bangkalan Madura, yang menumpang pesawat Air Asia XT 327 dengan rute Kuala Lumpur, Malaysia ke Surabaya . Paosi membawa sabu seberat 137 gram yang disembunyikan di dalam duburnya.

Dalam kasus ini Tersangka Surimah diamankan polisi pada hari Jumat (16/3/2018), sedangkan tersangka Paosi baru ditangkap pada Senin (12/3/2018). Surimah sengaja mengelabuhi petugas dengan menyembunyikan barang haram tersebut di dasar rice cooker.

Petugas juga mencurigai salah seorang perempuan penumpang pesawat yang membawa kerdus yang berisi rice cooker yang tidak wajar. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan bungkusan kristal putih diletakkan di dasar rice cooker

Sementara Paosi tersangka yang menyembunyikan sabu ke dalam dubur tersebut sudah diniati sejak akan berangkat ke Malaysia dan menurut hasil laboratorium terungkap bahwa benda tersebut positif narkoba jenis sabu, selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan ke BNNP Jatim

Atas perbuatanya Tersangka akan di jerat dengan pasal 113 ayat 1 dan 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. @red

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda