Pokdarwis “Semut Putih” Pantas di Acungi Jempol dan Apresiasi

Pengembangan potensi dan Aset Desa Plumpungrejo dihadiri Muspika setempat

Madiun, BeritaTKP.Com – Semangat para Pemuda yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun ini pantas diacungi jempol dan diberi apresiasi serta dukungan penuh.

Pasalnya, melihat begitu banyaknya Potensi dan Aset Desa Plumpungrejo di Bidang Wisata. Para pemuda tersebut bersatu untuk mengelola dan mengembangkan tempat tersebut untuk di jadikan destinasi wisatawan lokal dengan membentuk kelompok yang dinamakan Pokdarwis “Semut Putih”.

Semut Putih adalah Sekelompok Pemuda yang memiliki tekad dan bentuk kepedulian pada pengembangan potensi wisata lokal yang berbasis di pedesaan.Yang di prakasai oleh Angga sebagai Ketua, Agung sebagi wakil, Andik/nurma sebagai Sekertaris, Rika/Endang sebagai Bendahara Dan untuk seksi Humas / SDM: Khoirul/Via, Seksi Kebersihan: Broto Seksi Daya tarik: Riski/Frida/Hanum, Seksi Pengembangan Usaha: Hengki/Karyanti, Seksi Keamanan: Galang, Yanto, Suryono,

Penasehat: Mbah Mungin, Kasun Puser, Bpk.Sutrisno Serta Kepala Desa Plumpungrejo sebagai Pembina.

Semut Putih itu sendiri singkatan dari “Semangat Muda Taruna Plumpungrejo Tanpa Pamrih”

Dengan Filosofi Semut merupakan binatang yang kecil namun solidaritas mereka tinggi dengan harapan,Begitu juga dengan kelompok ini yang berawal dari yang bukan apa-apa dan kecil, maka dengan tekat yang besar untuk berjuang bersama secara mandiri untuk mengembangkan potensi wisata lokal.

Angga Ketua Pokdarwis Semut Putih Rabu(28/03) mengatakan untuk sekarang ini icon yang akan ditonjolkan yaitu sekitaran bendungan waduk Dawuhan lebih tepatnya di bagian bawahnya bendungan. “Di bagian bawah bendungan terdapat banyak pohon besar dan rindang, dan rencananya disana akan kami perindah dengan hiasan-hiasan mural dan payung diatas serta spot selfie” jelasnya.

“selain itu juga ada Grojokan Puser (air terjun dengan ketinggian -+ 8 Meter) yang terletak tidak jauh dari lokasi bendungan tersebut. Namun, akses jalan untuk menuju Grojokan Puser tersebut masih sulit untuk dijangkau” imbuh nya.

Hal senada juga di katakan Ekwandika setyo sekertaris Pokdarwis semut Putih yang kebetulan juga  menjabat menjadi Staf adminitrasi di Pemdes Plumpungrejo ini merupakan aset desa plumpungrejo yang harus di kembangkan dan di kelola. “Dengan Perumpamaan untuk menambah keindahan dan daya tarik pengunjung serta upaya pemasaran yang selama ini kita amati dan mulai menggali inti bisnis, pasokan dan modal. Dan mengenali pengunjung, sekaligus promosi keunggulan wisata dan mengetahui etika dalam pemasaran” paparnya.

Kedepannya kami berharap agar bisa lebih memanjakan para masyarakat sekitaran bendungan khususnya untuk para pengunjung. Semoga kami sebagai pemuda dan panitia bisa lebih bisa mengembangkan lagi daerah tersebut agar lebih bisa menjadikan pengunjung merasa nyaman dan senang” harapnya.

Sementara itu Agung sebagai Wakil Ketua menambahkan “Kami berharap setidaknya ada peran serta masyarakat, pengunjung dan dinas terkait untuk dapat membantu kami dalam pengembangan dan pengelolakan destinasi wisata bendungan dawuhan. Ini agar kedepannya lebih baik, semoga dengan lahirnya Pokdarwis ini lahir pula kesadaran dan kepedulian masyarakat sekitar terhadap alam dan bendungan”Imbuhnya

Sebelumnya pada tanggal 18 Maret 2018 kemarin juga diadakan sosialisasi Penanaman 1000 Pohon dalam rangka Penghijauan oleh Perwakilan Forkom Pokdarwis Kabupaten Madiun di sekitar Bendungan Waduk Dawuhan yang dihadiri oleh Muspika Kecamatan Wonoasri, Kades Plumpungrejo dan Kades Sidomulyo beserta jajarannya dan diikuti oleh masyarakat sekitar. @DYN