Pemuda Asal Sragen Cabuli Dan Tularkan Penyakit Kelamin Ke Gadis 8 Tahun

Surabaya, BeritaTKP.Com  – Seorang kuli bangunan asal Sragen, Jawa Tengah diamankan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya hal ini dilakukan lantaran pemuda 23 tahun bernama Sunardi tersebut telah tega mencabuli gadis yang masih berusia 8 tahun.

Pemuda yang berkulit hitam ini mengaku kalau awalnya tidak mempunyai niat berbuat bejat. “Karena anaknya itu menggemaskan, jadi saya paksa untuk berhubungan badan, Saya melakukannya sekali saat ada di rumah kosong di dekat rumah korban ” akunya.

Melihat korban yang mau diajak ngomong oleh pelaku, akhirnya dimanfaatkan pelaku dengan mendekati hingga menggendongnya, pelaku juga mengungkapkan saay di gendong korban bilang bahwa ia kangen dengan ayahnya hingga akhirnya timbul rasa nafsu untuk mencabuli korban tersebut.

Hingga ketika korban dan tersangka bersama, tangan kanan pelaku langsung melepas celana dalam dan menidurkannya di lantai. Lalu memasukkan penisnya ke dalam vagina korban hingga korban merasa kesakitan, Usai  mendapatkan keinginan untuk mendapatkan kepuasaan, pelaku berpesan agar korban tidak bercerita kepada siapapun juga.

Sebelum kejadian, di rumah tersebut awalnya ada dua bocah perempuan, SF teman korban pamit keluar rumah dan di rumah kosong tersebut tinggal tersangka dan korban. Saat itulah tersangka menidurkan korban lalu melepas celana dalam hingga perbuatan asusila itu terjadi.

Aksi bejat pemuda lajang tersebut terbongkar ketika korban mengeluh sakit pada alat kelaminnya. Saat ditanya, korban menceritakan semuanya kepada orang tuanya dan diteruskan ke Polisi. Pelaku pun dibekuk Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya pada, Selasa (27/3/2018) pukul 13.00 WIB.

Sementara itu Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar mengungkapkan bahwa pria yang bekerja sebagai kuli bangunan itu diketahui mengindap penyakit kelamin dan diduga penyakit itu menular, “Hasil visum mengungkapnya bahwa pelaku ini mengindap penyakit kelamin dan diperkirakan menular ke korban,” ujar Lily

Atas perbuatanya tersebut pelaku langsung dijebloskan ke dalam penjara di Mapolrestabes Surabaya. Pasal 81 UURI No. 35 / 2014 ttg perubahan atas UURI No. 23/2002 tentang perlindungan anak serta Pasal 76 D, tentang ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan, yang ancamannya penjara hingga 15 tahun lamannya. @lutf

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda