Polisi Terus Lacak Jaringan Pengedar 8,5 kilogram Ganja

Siodoarjo, BeritaTKP.Com – Satreskoba Polresta Sidoarjo berhasil menggagalkan peredaran Narkotika yang diduga dikendalikan dari dalam lapas pada hari Selasa 27/3/2018 lalu. Dalam kasus ini selain mnangkap tersangka yakni Ilman Barori (24) warga Desa Durungbedug Kecamatan Candi Sidoarjo dari kantor Pos Juanda, polisi mengamankan barang bukti daun ganja seberat 8,522 Kg.

Paketan daun ganja kering dari Medan tersebut beratnya bervariasi yakni dengan berat  836 gram,  843 gram, 856 gram, dan 855 gram, 854 gram, 863 gram, 866 gram, 848 gram,  847 gram dan 854 gram barang bukti tersebut Dikemas dalam 10 bungkus dan dimasukan kedalam tas kresek,  kemudian dilakban.

Tersangka ditangkap ketika melintas di jalan raya juanda, pada hari Selasa (27/3/2018) sekitar pukul 17.00 wib.Tersangka IB diketahui usai mengambil paket ganja di Kantor Pos wilayah Juanda Sidoarjo pada hari Selasa 27/3/2018. Setelah di tangkap dan dilakukan penggeledahan oleh petugas, barang paketan tersebut berisi daun ganja kering.

Menurut pengakuan tersangka, daun ganja kering ini dari Medan. Ilman juga mengaku sudah tiga kali mengambil paket daun ganja kering dari Medan.Setelah dilakukan penyidikan lebih lanjut, Ilman juga menyebut paketan ini dari seseorang yang bernama Nanang, penghuni Lapas Porong.

Barang haram ini akan diedarkan di wilayah Sidoarjo dengan harga jual ganja berkisar Rp 4 juta sampai Rp 5 juta per kilogram.Sekali mengambil paketan ilman di beri upah sebesar Rp 2 juta  oleh Nanang Penghuni Lapas Porong,Modus para pengedar ganja ini dengan cara barang dikirim melalui maskapai penerbangan, kemudian dipaketkan ke kantor pos. Dan di kantor Pos Juanda tersebut tersangka Ilman Barori mengambil barang, dan dalam kasus ini Tersangka akan di jerat dengan pasal 114 ayat 2 dan pasal 111 ayat 2 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu Polresta Sidoarjo terus menyelidiki jaringan pengiriman ganja melalui ekspedisi di Jalan Raya Juanda dengan barang bukti 10 bata atau setara 8,5 kilogram. Dalam penggagalan pengiriman daun kering asal Medan Kapolresta Sidoarjo kombes Pol Himawan Bayu Aji mengatakan, pihaknya masih menyelidiki pengirim barang tersebut yang diketahui dipaketkan dari Medan. Hasil penyelidikan tersebut diketahui jika ganja tersebut dikirim dari Medan oleh seseorang berinisil L yang saat ini masih dalam penyelidikan.

Pihak kepolisian juga masih mengorek keterangan dari pihak ekspedisi yang mengirimkan paketan itu, Namun ekspedisi tidak tahu menahu jika barang tersebut berisi ganjaganja ini ditaruh dalam sebuah kardus coklat. Kardus ini dikirim melalui ekspedisi dan diterbangkan dengan pesawat Lion Air dengan tujuan Surabaya. Dalam kardus tersebut diketahui 10 bata ganja dengan kemasan berlakban dan berbentuk menyerupai kapsul.

Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto menuturkan, pihaknya sudah meminta keterangan dari pihak ekspedisi dan mereka memang tidak tahu menahu isi paketan tersebut. Mereka menganggapnya aman jika memang sudah dikirim melalui pesawat. Alasannya, setiap barang bawaan penumpang harus melalui pemeriksaan dari petugas keamanan bandara ataupun  pengamanan lain di bandara setempat dan dengan  lolosnya barang ini  hingga sampai ke Surabaya menjadi pertanyaan tersendiri. “Mungkin pengamanan di bandara sana kurang ketat hingga ganja ini lolos pemeriksaan,” pungkasnya. @red