Diresahkan Pungli Prona, Warga Trompoasri Lakukan Protes

0
93

Sidoarjo, BeritaTKP.Com – Belum selesai kasus prona sebelumnya di Desa Trompoasri, Jabon, beberapa waktu lalu, tim Saber Pungli Satreskrim Polresta Sidoarjo sempat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap BH, oknum kepala dusun, pada 3 Maret 2018. Oknum ini diduga meminta uang sebesar Rp 800 ribu hingga Rp 1,8 juta untuk pengurusan tanah.

Saat menerima uang dari A, warga setempat yang menguruskan sertifikat prona, anggota tim Saber Pungli datang menggerebeknya. Duit pungli yang diminta tersebut kabarnya untuk memperlancar pengurusan prona. Korban A sendiri sebelumnya menguruskan tanah milik anak-anaknya yang berjumlah lima petak. Setiap tanah dikenakan pungutan yang bervariasi tergantung luasnya.

Dan kini Puluhan warga Dusun Janganasem, Desa Trompoasri,  Kecamatan Jabon, mendatangi kantor Kecamatan Jabon, Senin 2/4/2018, dalam hal ini warga menuntut oknum perangkat Desa Trompoasri, yang diduga terlibat pungutan liar kepengurusan sertifikat program nasional agraria (prona) segera dipecat.

Juru bicara warga Dusun Janganasem, Sumadi mengungkapkan mengatakan, oknum perangkat desa tersebut diduga memungut biaya pengurusan sertifikat prona tahun 2013 dan 2014 sebesar Rp 700 ribu hingga Rp 5 juta per bidang selain itu Sumadi menambahkan, warga menuntut oknum perangkat desa yang terlibat supaya segera diberhentikan secara tidak terhormat. “Padahal, program  tersebut mestinya tidak dipungut biaya sepeser pun,Selain itu, tidak boleh mengerjakan tanah  ganjaran,” ujarnya.

Sementara itu salah satu warga juga mempertanyakan kenapa prona ditarik biaya. Padahal, pemerintah berkali-kali menyatakan gratis. “Kalaupun ada biaya, itu pun dipergunakan untuk membeli patok, materai, dan lainnya. Namun, pada kenyataannya, perangkat desa ini memungut biaya mencapai ratusan ribu, bahkan jutaan rupiah kepada  warga. Ini harus diproses secara hukum,” ujarnya.

Dan saat selah melakukan aksi protes tersebut Warga kemudian ditemui Camat Jabon Agus Sujoko di pendapa. Dalam pertemuan tersebut, dia berjanji menampung semua keluhan dan aspirasi masyarakat. Camat juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini. @red