Rampas Hp Penumpang Kereta, Enam Pemuda Diringkus Polisi

Surabaya, BeritaTKP.Com – Anggota Polsek Bubutan mengamankan enam pemuda lantaran diduga terlibat aksi penyerangan terhadap seorang penumpang kereta asal Jalan Sukamulya, Bogor yakni M Iqbal (22), namun dalam ini petugas hanya menetapkan 2 tersangka sedangkan 4 tersangka lainya hanya diberi bimbingan lantaran tidak terbukti melakukan pengeroyokan.

Kedua tersangka itu adalah Ali Al Amin (20), warga Jalan Sidosermo Gang II dan M. Ghufron (19), warga Jalan Pulo Wonokromo gang 3, Surabaya. Keduanya terbukti terlibat pengeroyokan terhadap korban. Tak hanya itu, dari tangan Amin, polisi juga mengamankan sajam.

Kapolsek Bubutan Kompol Dies Ferra Ningtyas mengatakan  pengeroyokan tersebut hanyalah modus untuk merampas HP milik korban. Jadi motifnya ke arah kriminal murni. Hanya saja yang merampas HP dan tersangka lain yang ikut mengeroyok korban masih dalam pengejaran polisi. “Sementara 4 pemuda lainnya, tidak terbukti melakukan pengeroyokan. Kami hanya memberikan pembinaan,” ungkap Kompol Dies Ferra.

Dalam kasus penyerangan yang berujung tindakan perampasan itu berawal saat korban usai turun dari kereta di Stasiun Pasar Turi, Surabaya saat itu korban Iqbal keluar dari stasiun dan menunggu driver taksi online yang sudah ia pesan sebelumnya dan modus para pemuda ini menyaru sebagai supoter bola yang mensweeping warga Malang yang dianggap menjadi suporter Arema.

Dan saat menunggu itulah, Iqbal dihampiri oleh enam pemuda dan satu di antaranya mendekapnya dari samping, kemudian mereka bertanya apakah Iqbal berasal dari Malang, namun korban menjawab tidak, meski sudah mengetahui jika korban bukan dari Malang, para pelaku tetap diserang, disana korban dipukuli hingga akhirnya Iqbal lari ke dalam stasiun, namun ia kembali diserang. Tubuh dan wajahnya babak belur dihajar. Tak hanya itu, para pemuda tersebut juga merampas handphone (HP) milik korban. Setelah itu mereka kabur.

Setelah keributan tersebut, anggota Polsek Bubutan segera menngecek lokasi hingga berhasil mengamankan enam pemuda tersebut. Mereka lantas digiring ke mapolsek untuk menjalani pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan itu, polisi menetapkan dua orang tersangka yakni Ali Al Amin dan M. Ghufron. @lutf

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda