Kebahagiaan Dan Rasa Syukur Aset Pemkot Surabaya Sudah Banyak Yang Kembali

0
102

Surabaya, BeritaTKP.Com – Beberapa kasus penyalahgunaan aset Pemkot Surabaya yang ditangani kejaksaan dan sudah kembali. Di antaranya Jalan Kenari, Lapangan Thor dan Gelora Pancasila atas dasar tersebut Wali Kota Tri Rismaharini tidak bisa menyembunyikan perasaan bahagia banyaknya aset Pemkot Surabaya bisa kembali usai ditangani kejaksaan.

“Kami berterima kasih, tidak pernah bayangkan. Dulu saya atlet voli dilatih di Gelora Pancasila, kalau mau lomba digembleng di kolam renang Brantas. Selain penuh kenangan buat saya, tapi lebih berarti lagi buat warga Surabaya karena tempat tempat itu menelurkan banyak atlet berprestasi, Pengembalian aset ini luar biasa untuk saya pribad,i tapi bagi warga sangat membantu dan diperlukan sehingga kembali ke Kota Surabaya, terima kasih kejaksaan,” ujar walikota Tri Rismaharini.

Ia juga mengujarkan kembalinya aset Pemkot juga merupakan bagian dari sinergi Pemkot dengan instansi lain, Risma juga mengungkapkan rencana pemugaran Gelora Pancasila yang sudah kembali menjadi aset Pemkot Surabaya dengan menjadikan fasilitas olahraga lapangan voli indoor.

“Kami bekerja seharmonis mungkin. Kalau sinergis maka pemerintahan akan berjalan dengan baik. Dengan sinergi baik maka pelayanan ke masyarakat jauh lebih baik Akan pugar GOR Pancasila pada 2019, kemarin sudah sampaikan ke DPRD sehingga 2019 akhir sudah bisa digunakan untuk voli indoor,” imbuh Risma.

Sementara Kepala Kejati Jatim Maruli Hutagalung mengatakan kasus dugaan korupsi aset Pemkot, Gelora Pancasila pihaknya sudah memeriksa 25 saksi dan mencekal 3 orang yang terkait dengan kasus tersebut. “Gelora Pancasila belum tersangka baru saya cekal, aset itu sudah dikembalikan 3 orang itu. Itu senilai 184 miliar, masih penyelidikan umum masih kita tangani. Saksi saksinya kan sudah ada yang meninggal,” kata Maruli.

Meski aset sudah dikembalikan, Maruli memastikan kasus dugaan korupsi tetap ditangani. “Tapi kerugian negara sudah terselamatkan aset sudah dikembalikan. Korupsi itu kan utama menyelamatkan kerugian negara bukan memenjarakan orang dan sayabtidak bilang dihentikan,” ungkap Maruli. @re