Polresta Sidoarjo Keluarkan SP3 Dalam Kasus Mie Kering Tak Layak Konsumsi

Sidoarjo, BeritaTKP.Com – Kasus dugaan tindak pidana produk makanan ringan jenis mie kering tak layak konsumsi dengan tiga tersangka dari home industri UD Aneka Jaya di Desa Keret Kecamatan Krembung yang dirilis Mei 2017 silam akhirnya menemui garis akhir setelah Satreskrim Polresta Sidoarjo akhirnya mengeluarkan surat penghentian penyidikan perkara (SP3).

Selain itu pihak Satreskrim Polresta Sidoarjo juga membawa contoh mie kering yang terlihat bersih. Tidak seperti saat kasus itu dirilis, mie kering yang ada, ditampung dalam beberapa sak. Bahkan saat itu, mie yang ada diatas tumpukan mobil yang disita sebagai barang bukti, terlihat tidak sebersih yang ada di meja saat SP3 dimumkan.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris mengatakan SP3 ini diambil setelah gelar perkara yang dilakukan bersama instansi terkait atau tim ahli, unsur pidananya tidak memenuhi, ia menjelaskan bahwa SP3 ini diambil karena perkara tersebut bukan merupakan tindak pidana, SP3 dikeluarkan oleh Satreskrim Polresta Sidoarjo setelah dilakukan gelar perkara dengan melibatkan BPOM Surabaya, Disperindag dan Dinkes Sidoarjo.

Dalam hal ini keempat instansi itu sepakat bahwa mie kering limbah atau sisa produksi pabrik yang tidak dipakai dan diolah oleh UD Aneka Jaya itu tidak merugikan kesehatan atau membahayakan, Gunawan dari Penguji BPOM Surabaya menyatakan, dari hasil laboratorium bahwa kandungan yang terdapat di mie kering sisa produk pabrik yang diolah kembali menjafi makanan ringan untuk anak-anak, kandungannya masih tidak melebihi ambang maksimum. “Makanan ringan masih kategori aman dan tidak membahayakan,” uajrnya.

Agus Darsono Kabid Perindustrian Disperindag Sidoarjo dalam masalah ini, juga menekankan kepada pemilik usaha untuk mengurus ijin usahanya. “Selama proses ijin, pihak pelaku usaha diminta untuk tidak memproduksi makanan ringan tersebut,” paparnya.

Sementara itu Kasi Farmasi Dinkes Sidoarjo Nur Laili mengaku, setelah melakukan penelitian juga masih dalam kategori aman. Dinkes menyarankan tempat usaha UD Aneka Jaya melakukan pendaftaran ke bagian industri pangan. Pihaknya juga akan melakuka  pengawasan atas produk makanan ringan yang ada. “Kami akan terus mengawasi tempat-tempat usaha produk makanan,” tegasnya. @red