Tak Patut Digugu Dan Ditiru, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Malang Didemo Pelajar

0
79

Malang, BeritaTKP.Com – Dunia pendidikan kembali digoncangkan pemberitaan, bukan kasus kriminal, kekerasan maupun pelecehan seksual melainkan aksi demo yang dilakukan oleh ratusan pelajar, demo tersebut ditujukan kepada kepala sekolah yang dinilai terlalu arogan dan tidak transparant dalam memimpin.

Tepatnya Kamis 5/4/2018, ratusan Pelajar SMA Negeri 2 Kota Malang, menggelar unjuk rasa Mereka mengecam arogansi kepala sekolah (Kasek) dengan memenuhi halaman sekolah di Jalan Laksamana Martadinata, Berbekal poster dan spanduk, seluruh pelajar memilih ikut aksi dan meminta Kasek Dwi Retno, mundur. Proses belajar mengajar pun ditiadakan hari ini.

Seluruh halaman sekolah penuh aksi pelajar kelas 10, 11 dan 12 ikut aksi demo. Berbagai macam spanduk dipasang sebagai bentuk kecaman.Salah satunya, “Turunkan Kepala Sekolah, Anda Di Sini Sebagai Tamu, Jangan Sok Berkuasa Sampai Bernai Menantang Kami”,”Pendidikan Bukan Ladang Bisnis”, “Kami Inginkan Smanda Layaknya Surga Bukan Neraka”,”Mendidik Bukan Menghardik”. Dan masih banyak yang lain.

Dalam aksi demo tersebut salah satu siswa meneriakan atas perbuatan kepsek tersebut dimana para pelajar mendapat ucapan dan perlakuan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang pendidik, “Kami dibilang anak setan, apakah itu pantas diucapkan oleh kepala sekolah,” teriak seorang pelajar saat berorasi.

Bahkan Menurut seorang pelajar lain, arogansi kasek sudah keterlaluan. Mereka dikatakan miskin, jelek, bodoh, hingga anak setan, “Ada yang dikatain anak setan, jelek, miskin. Itu disampaikan kepala sekolah. Dia justru menunjukkan arogansi, bukan malah mengajarkan yang baik sebagai guru,” ujar salah satu siswa.

Pelajar lain juga menyinggung mobil Pajero yang merupakan mobil operasional sekolah. Namun selama ini, seakan menjadi mobil pribadi kepala sekolah. “Siapapun tidak boleh memakai,” keluhnya. Para pelajar juga menduga ada penyalahgunaan dana sekolah. Mereka pun menuntut transparansi keuangan, Sementara itu hingga pukul 08.15 WIB, dilakukan pertemuan yang difasilitasi polisi, menghadirkan perwakilan pelajar, wali murid, guru, dan kepala sekolah. Pertemuan itu digelar di aula sekolah.

Atas aksi demo yang dilakukan oleh ratusan pelajar tersebut hingga akhirnya membuat viral di media sosial, salah satu aku gosip tersohor di media sosial yakni Lambe turah memposting video keadaan demo saat itu, dan tentunya atas video tersebut memancing komentar netizen bahkan tak banyak warganet yang mengetahui info memaparkan fakta di kolom komentar.

Salah satu komentar memaparkan “Emang kelpala sekolahnya songong, ga hanya murid yang di dikatain bahkan guru pun pernah di katai di depan murid murid itu kan ga etis bgt” kutipnya.

Sementara itu netizen yang kut kesal dengan sikap yang dilakukan kepala sekolah tersebut memaparkan kutipan “ya gitu kalo tukang sapu sekolah diangkat jadi kepala sekolah songongnya minta apun dah”. @red