Mijit Dibayar Sabu, Terapis Ini Akhirnya Duduk Dikursi Persakitan

Surabaya , BeritaTKP.Com – Puji Astuti, Binti Aminah dan Mochammad Syamsudin harus duduk di kusri persakitandalam Majelis hakim yang diketuai Rochmad, Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Oki Puji Astuti menjelaskan, ketiga terdakwa ditangkap petugas Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak usai melakukan pesta sabu di Jalan Bratang Gede I Surabaya.

Sebelumnya Para terdakwa ini dibekuk Anggota Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak di Jalan Bratang Gede I, Surabaya pada Jumat (22/9/2017) sekitar pukul 02.00 WIB. Dari tangan terdakwa, polisi berhasil mengamankan barang bukti diantaranya, satu pipet isi sisa sabu, alat hisap (bong), dan kompor korek.

Ketiga terdakwa bersalah telah menguasai narkotika golongan I bukan tanaman, sebagaimana diatur dalam pasal 112 ayat 1 jo pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika            , Oki menambahkan, ketiga terdakwa melakukan pesta narkoba di kamar kost Puji Astuti yang sebelumnya sudah melakukan janji.

Sementara itu saat diperiksa sebagai saksi, Budi Ariawan anggota Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyatakan, pihaknya menangkap ketiga terdakwa setelah sebelumnya menangkap rekannya, “Sebelumnya kami mengamankan rekan terdakwa (di Lapas Medaeng) saat melintas di Jalan Kenjeran, Surabaya. Yang menyuplai sabu ke terdakwa Puji Astuti, sehingga kami melakukan pengembangan,” ungkap saksi Budi.

Dan Ketua Majelis Hakim Rochmad yang menanyakan harga sabu tersebut, terdakwa Puji mengaku diberikan secara gratis usai memijat. “Saya kerja mijat, jadi dibayar pakai sabu,” ungkapnya yang diamini Binti Aminah rekan seprofesinya. @haryanto

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda