Lakukan Laporan Palsu, Akuntan PDAU Dituntut Satu Setengah Tahun

Sidoarjo, BeritaTKP.Com – Yuli Orniaty seorang akuntan independen yang disewa PD Aneka Usaha. Dirinya ditetapkan sebagai tersangka pada bulan Juli 2017 lalu. Penyidik Kejari Sidoarjo menilai Yuli telah merekayasa laporan keuangan PD Aneka Usaha (AU).

Hal tersebut terungkap setelah ditemukannya laporan pada laptop milik perusahaan tersebut berbeda antara satu dengan yang lain. Yakni, laporan untuk Pemkab Sidoarjo, dewan pengawas maupun laporan pada akuntan publik tidak seragam.

Terdakwa Yuli Orniaty, akuntan Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) dituntut penjara 1 tahun 6 bulan plus denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan.Hal tersebut diungkapkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sri Wahyuningsih dihadapan majelis hakim dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Surabaya di jalan Juanda Sidoarjo.

Sidang yang diketuai majelis hakim yang Dede Suryaman dengan terdakwa Yuli Orniaty. Faktor yang memberatkan terdakwa adalah karena turut serta membantu terjadinya tindak pidana korupsi sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara hingga Rp 50 miliar.

Saat membaca tuntutan Jaksa Sri Wahyuningsih mengungkapkan bahwa Terdakwa turut membantu sehingga mengakibatkan kerugian  keuangan negara hingga Rp 50 miliar.

Sementara itu, menanggapi tuntutan tersebut, melalui kuasa hukumnya, Yuli mengaku masih pikir-pikir. Pihaknya meminta waktu sekitar dua pekan untuk mempersiapkan pledoi atau pembelaan atas tuntutan tersebut.Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan pledoi rencananya akan dilaksanakan pada 19 April mendatang. @yanto