Bunuh Janda, Chairul Dituntut Pasal Berlapis

Gresik, BeritaTKP.Com – Majelis Hakim yang diketuai Lia Herawati dengan terdakwa Muhammad Chairul (41), warga Jalan Sindujoyo 18/85 RT 03 RW 01, Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik didakwa oleh jaksa penuntut umum (JPU) melanggar pasal berlapis.

JPU Febrian Dirgantara mengatakan, terdakwa menghabisi nyawa korban Mar’atus Sholihah asal Kelurahan Lumpur. Motifnya, terdakwa ingin mengambil handphone.

Kasus ini bermula saat terdakwa masuk ke rumah korban sekitar pukul 02.00. Korban dan terdakwa sempat berbincang di ruang tamu. Saat itu terdakwa berusaha meminta handphone korban. Korban menolak, hingga akhirnya Terdakwa terus memaksa dan langsung masuk ke dalam kamar hendak mengambil handphone dalam posisi di-charge. Korban terus menghalangi hingga terjadi adu mulut. Saat korban berteriak, terdakwa langsung menyikutnya hingga terjatuh ke atas kasur, dan Kemudian, terdakwa mencekik korban sekitar 15 menit. Korban tidak berdaya. Terdakwa berhasil membawa handphone dan meninggalkan rumah korban.

Dan saat setelah itu, terdakwa sempat mampir ke salah satu warung kopi. Kemudian terdakwa ke dermaga mambuang kartu yang ada di dalam hanphone curian itu. Keesokan harinya handphone diberikan ke penjaga warung yang disukai dan pada Saat itu juga korban ditemukan sudah tidak bernyawa.

Sementara itu pengacara terdakwa Wellem Mintarja mengungkapkan, dakwaan JPU janggal. Pembunuhan yang dituduhkan jaksa tidak ada saksi yang mengetahui. Kemudian, terkait pasal yang didakwakan tidak sesuai, “Dalam pasal 365 KUHP misalnya. Harusnya ddari awal sudah ada tindakan kekerasan dan diakhiri pula dengan kekerasan. Terdakwa tidak demikian, sejak awal dengan korban sudah ada komunikasi baik. Selain itu, nilai obyek yang diambil juga tidak lebih dari Rp 2 juta,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Pembuktian nanti akan di ungkap dalam fakta persidangan dan kemudian, kematian korban apakah karena perbuatan terdakwa atau memang korban mengidap penyakit. @wahyu

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda