Desa Sanankulon Kecamatan Sanankulon Masuk 5 Besar Lomba Desa Tingkat Kabupaten Blitar

Blitar, BeritaTKP.Com -Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa melaksanakan lomba desa yang diikuti seluruh desa dari 21 Kecamatan se Kabupaten Blitar. Berdasarkan  Permendagri No 81/2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan bukan sekedar mengatur bagaimana hajadan nasional Lomba Desa dilaksanakan tiap tahun, tapi lebih dari pada itu. Disini memotivasi desa semakin cerdas dalam menata kelembagaannya secara lebih modern, sehingga segala kemajuan pembangunan desa dan kelurahan dapat dengan mudah dievaluasi dan terukur. Dengan semakin tertibnya tata kelola pemerintahan desa yang didukung oleh sistem informasi desa, bagi pemerintah Pusat pun juga menjadi semakin mudah dalam memahami persoalan-persoalan desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Paradigma yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, kini mengarah pada aspek evaluasi, sehingga tertib administratif benar-benar menjadi perhatian utama. Desa dinyatakan bisa ikut lomba hanya desa yang sudah masuk dalam kualifikasi berkembang dan cepat berkembang. Desa yang belum berkembang, tidak bisa ikut dalam perlombaan. Syarat harus punya RPJM Desa dan Profile Desa.

Paradigma yang diusung oleh permendagri ini berubah secara mendasar, karena bahwa selama ini kita sulit mengukur tingkat perkembangan desa. Hal yang tak kalah menariknya dari rangkaian kegiatan lomba desa yang diregionalisasikan ke dalam 4 penilaian, adalah tumbuhnya semangat gotong royong, semangat kekeluargaan dan kesetaraan sebagai rakyat Indonesia semakin kuat dirasakan. Dengan nawacita, diharapkan dana-dana yang masuk ke desa bisa memompa pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan dan terukur secara nyata dengan data-data yang terus dipantau oleh Pemerintah Pusat.

Saat diwawancarai Ketua Tim Penilai Lomba Desa  yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Drs.Mujianto mengatakan disini Tim mendatangi Desa Sanankulon yang dimana sebelumnya Desa Sanankulon telah menyampaikan paparannya didepan Tim Juri. Sehingga Tim Penilai turun kelapangan dan melihat langsung, adapun kriteria sesuai dengan regulasi yang ada seperti penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Kemasyarakatan, Pemberdayaan dan Lingkungan. Juga termasuk menonjolnya inovasi-inovasi desa maupun kreatifitas desa. Tidak itu juga dilihat dari sisi keamanan desa, bagaimana potensi keamanan desa ada peningkatan atau menurunnya kerawanan dilihat grafiknya dari tahun ke tahun. Penilaian juga keorganisasian masyarakat, kerukunan beragama, PKK, Karang taruna maupun Kesehatan Ibu dan Anak,”ujarnya.

Berdasarkan Permendagri No 81 tahun 2015 disini tahun pertama diberlakukan nya APBN dikucurkan Dana Desa seluruh Indonesia. Sesuai Nawacita Presiden Republik Indonesia yang ketiga. Sehingga tahun 2018 sudah masuk tahun yang ke empat. Diharapkan pola pembangunan didesa sehingga tiap tahun mengadakan maupun mengevaluasi perkembangan Desa/Kelurahan dengan mengandeng seluruh steak holder, instansi vertikal, adapun LSM yang dilibatkan dalam hal penilaian ini,”ungkapnya.

Kepala Desa Sanankulon Eko Triono S.sos saat dikonfirmasi mengatakan mengucap syukur atas keberhasilan juara I Desa Sanankulon untuk tingkat Kecamatan Sanankulon. Disini Desa sanankulon berkoordinasi dengan seluruh lembaga Desa untuk menyiapkan Lomba Desa Tingkat Kabupaten dimana Desa Sanankulon masuk 5 besar di tingkat Kabupaten Blitar. Bersyukur dari  beberapa unsur masyarakat semuanya merasa memiliki, semua ingin ikut berpartisipasi lomba desa. Sehingga semua fasilitas adalah Swadaya masyarakat seluruh warga desa sanankulon,”katanya.

Lanjut Eko disini saya terharu atas swadaya masyarakat desa sanakulon fasilitas yang telah disiapkan.  kalau  Kami Kompak Pasti Bisa “ disini terwujud desa sanakulon telah melangkah dengan perubahaan-perubahaan yang ada. Kedepanya kebersamaan ini semakin bagus, ketersambungan, keterikatan, rasa memiliki kekeluargaan antar lembaga desa sanankulon tetap terjamin. Agar masyarakat  semakin semangat dan kompak,”pungkasnya. (fm)