Beralih Provesi Jadi Maling, Pecatan Sopir Taksi Dipolisikan

0
77

Surabaya, BeritaTKP.Com – Teman macam apa yang tega mencuri barang teman sendiri, seperti yang dilakukan oleh seorang pria yang dulunya bekrja sebagai seorang sopir taksi, Agung Priyanto (40) warga Jalan Sidoyoso Wetan A4, Surabaya yang nekat menjadi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) milik temannya sendiri Suyoto (48) warga Kebonsari VII A.

Polisi menangkapnya setelah pihaknya mendapat laporan dari korban yang kehilangan sepeda motor. Motor tersebut hilang saat diparkir di tempat parkir khusus karyawan pull  taksi di Jalan Darmo kali nomor  2–6, Surabaya, “Setelah mendatangi lokasi, kami mendapatkan petunjuk yang mengarah kepada pelaku pencurian tersebut. Petunjuk tersebut berupa rekaman CCTV. Dari rekaman inilah kami berhasil mengidentifikasi tersangka Agung,” ungkap Kapolsek Tegalsari, Kompol David Trio Prasojo.

Dalam menjalankan aksinya, Agung dan Yogi berboncengan dengan mengendarai sepeda motor. Mereka menuju area parkir khusus karyawan. Agung sebagai eksekutor, sebab selain tahu kondisi parkiran, Agung yang merupakan mantan karyawan taksi tersebut juga tak terlalu dicurigai. Apalagi ia masuk ke area parkir tersebut dengan mengenakan seragam taksi. Sedangkan Yogi yang mengantarnya menunggu tak jauh dari area parkir tersebut, Setelah masuk, tersangka merusak kunci motor dengan kunci T. Setelah behasil motor tersebut dijual kepada penadah dengan harga Rp 1 juta.

setelah teridentifikasi, polisi melakukan pengejaran terhadap Agung. Kemudian dia berhasil ditangkap di rumahnya. Hanya saja, dari penangkapan Agung polisi tak menemukan barang bukti berupa sepeda motor milik korban, yakni Honda Supra X 125 Nopol L 6265 HL. Dalam kasus ini Agung mengaku jika motor tersebut sudah dijual oleh tersangka Prayogi Nugroho (31).

Hingga akhirnya Prayogi alias Yogi tersebut akhirnya ditangkap di rumahnya yakni Jalan Sidoyoso II gang IV / 15, Surabaya. Tukang service AC tersebut ditangkap saat sibuk mengutak-atik AC milik pelanggan. Namun lagi-lagi motor korban tak ditemukan lantaran dijual kepada penadah.

Dalam kasus ini pelaku Agung mengaku sudah dua kali melakukan curanmor. Korbannya sama, yakni sesama driver taksi, hanya saja di TKP yang berbeda yakni di Jalan Platuk. Dia mengaku uang hasil penjualannya dibagi dua ia juga mengaku bahwa uang tersebut ia gunakan untuk kebutuhan sehari hari. meski dua kali selalu berhasil mencuri, tapi nasibnya tak pernah beruntung. Sebab motor yang ia curi adalah motor-motor yang daya jualnya rendah. “Sehingga saya mendapatkan uang sedikit,” ujarnya.

Selain tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yakni seragam karyawan taksi sebanyak 2 stel, kunci T, 3 Obeng besar, nopol palsu dan rekaman CCTV. @lutf