Rekam Jejak Abu Umar, Ketua JAD Jatim yang Ditangkap Densus 88

0
107

Blitar, BeritaTKP.Com – SA alias Abu Umar (37) terduga teroris yang telah diamankan Densus 88 bersama istri sirinya WMW (40) di rumah kontrakannya Perum Banjararum Blok BB, Singosari, Kabupaten Malang. SA diketahui baru tinggal Dua bulan di rumah kontrakannya ini bersama istri dan 1 orang anaknya. SA sendiri tercatat beralamat di Dusun Jatinom, Kanigoro, Kabupaten Blitar. Sedangkan WMW beralamat di Jalan Ir Rais, Klojen, Kota Malang.

Warga sekitar tidak menyangka mendengar penangkapan pria yang sehari-hari disapa Apin itu. Warga lebih kaget setelah mendengar SA alias Abu Umar adalah ketua Jemaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Timur. Walaupun belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, namun beberapa warga yakin SA yang diamankan Densus 88 adalah tetangganya warga Kabupaten Blitar.

Berdasar keterangan warga, Fatokah yang tidak lain Ibu SA sempat syok mendengar kabar penangkapan anaknya. Jauh sebelum putranya tertangkap bahkan Fatokah juga sempat berkeluh kesah terkait kekerasan hati anaknya mengikuti ajaran agama yang berbeda dengan keluarga besarnya.

Di Blitar SA juga mempunyai istri sah, menurut keterangan Sutikno, Ketua RT 3 RW 2 Kelurahan Jatinom sambil menunjukkan Kartu Keluarga SA, Di situ tercantum nama istri dan dua anak laki-lakinya. “Yang di sini istri sah, yang tinggal di Singosari itu mungkin istri sirinya,” kata Sutikno.

Dilihat dari latar belakang pendidikan, SA dikenal sebagai seorang guru ngaji dan penjual buku itu adalah lulusan S1 STI Al Muslihun Tlogo, Kanigoro. Rumah keluarga Samsul Arifin di RT 03 RW 02 Desa Jatinom itu selama ini memang dikenal tertutup dari tetangga sekitar. Meski asal usul keluarganya merupakan keluarga terpandang di Desa setempat.

Pasca ramai pemberitaan terkait keluarganya, rumah Fatokah yang ditempati Insiah, istri sah SA semakin tertutup dari warga sekitar. Sama sekali tak terlihat aktivitas di rumah tersebut. Insiah sempat terlihat keluar rumah dengan menggunakan pakaian tertutup berwarna coklat muda serta cadar berwarna senada untuk membeli sayuran.

Ketika mengetahui keberadaan sejumlah wartawan, bergegas masuk rumah dan menutup pintu, sambil membawa barang belanjaannya.  “Saya gak tahu apa-apa. Jangan bertanya ke saya. Nanti saja kalau orangnya (Abu Umar) sudah pulang, silahkan tanya sendiri ke yang bersangkutan,” kata istri Abu Umar.

Hingga saat ini Polres Blitar belum mendapatkan informasi resmi dari Polda Jatim maupun dari Densus 88 terkait penangkapan SA. “Sudah mendengar kabar penangkapan warga Desa Jatinom itu. Namun Polres Blitar belum bisa memberikan keterangan lebih detail karena belum ada informasi resmi dari Polda Jatim dan Densus 88”.  tutur Kapolres Blitar, AKBP Anissullah M. Ridha.(fm)