Desa Jogodayuh Selesaikan Pembangunan Drainase Lingkungan Menggunakan Dana Desa 2018

0
136

Madiun, BeritaTKP.Com – Untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas banjir akibat tersumbatnya saluran air terutama pada musim penghujan Pemerintah Desa Jogodayuh Kecamatan Geger Kabupaten Madiun fokus membangun saluran Drainase yang di anggarkan dari Dana Desa 2018.

Saluran Drainase tersebut terletak  di dua lokasi yaitu di RT.02/03 panjang 265 Meter dengan anggaran biaya Rp.67.920.800 dan di RT.04 panjang 891 Meter dengan anggaran 213.266.800, yang di ambilkan dari Dana Desa Tahun 2018 Total sebesar Rp.680.522.000.

Kepala Desa Jogodayuh Wakhid Hasyim.S.Hut Kamis(31/05) mengatakan program pembangunan yang ada di Desa merupakan konsep yang disusun sesuai RPJMDes yang mengacu pada Visi Misi Kepala Desa. Sehingga dengan adanya bantuan Dana Desa (DD) mulai dari tahun 2015 pembangunan fisik ataupun pemberdayaan masyarakat sampai nanti 2019 sudah terarah.

“Pembangunan fisik mulai 2015 sudah tertata mulai saluran irigrasi, tersier untuk membantu di sektor pertanian, bantuan untuk kelompok tani terkait dengan pengadaan pompa diesel, bantuan ternak, drainase, jalan usaha tani dan jalan lingkungan berupa rabat beton

Dan pengaspalan, sehingga program-program bantuan keuangan dari pemerintah daerah maupun pusat berjalan dengan lancar”jelasnya.

“Hingga tahun 2018 ini pemerataan pembangunan fisik sudah maksimal. Sehingga tahun depan tinggal peningkatan kapasitas pemberdayaan masyarakat seperti Bumdes, terus di PKK juga sudah terakomodir semua sesuai dengan peraturan-peraturan yang ada sehingga kita selalu berusaha mensosialisasikan sebelum dan pelaksanaan dengan baik”, imbuh Wakhid kepada wartawan Berita TKP.

Dia juga berharap  sudah tertatanya bangunan fisik dan pemberdayan masyarakat maupun bumdes ini Desa Jogodayuh kedepan menjadi desa yang Mandiri lebih Sejahtera dan Makmur. Senada dengan Endra Setiawan bendahara desa setempat juga menilai pembangunan drainase ini memang menjadi prioritas pembangunan.

“Pembangunan drenase di rt.02/03 dan rt.04 memang di prioritaskan karena kalau hujan pembuangan air tidak maksimal dan ini juga sesuai dengan RKP Desa yang di usulkan masyarakat”.(Adv/DYN)