Rebutan Janda, 2 Geng Motor di Mojokerto Tawuran

Mojokerto, BeritaTKP.Com – 2 anggota geng motor Mojokerto kota yakni, Kelompok Safiin warga Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto dan Kelompok Muzaki warga Pekuncen, Surodinawan, Kota Mojokerto saling serang lantaran tidak terima teman wanitanya dibonceng oleh anggota kelompok Honda CB.

Dari penjelasan kelompok Safiin, kelompok Riko, Muzadi dan Wahyudi ini yang melakukan penyerangan terlebih dulu, yakni dengan cara menendang salah satu kendaraan dari anggota Honda CB.

Kapolsek Prajuritkulon Kompol Hadi Suryo P menerangkan, “Secara kebetulan kedua kelompok ini sama-sama selesai melihat kegiatan balap liar di daerah Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Dalam perjalanan pulang, tepatnya di daerah Desa Sambiroto, Riko yang terlihat cemburu saat melihat teman wanitanya yang bernama Reni (janda kembang asal Pulorejo Kota Mojokerto) dibonceng salah satu anggota geng motor Honda CB, langsung menendang pengendara tersebut.”

Tidak terima salah satu anggota CB motornya ditendang, anggota kelompok Honda CB  ini kemudian melakukan pengejaran terhadap ketiganya. Kemudian kelompok Honda CB ini melakukan pengejaran terhadap kelompok Muzaki. Pada akhirnya, Muzaki terlihat oleh kelompok Safiin sedang berada di SPBU Surodinawan, sedangkan Riko berhasil sembunyi di kamar mandi SBPU.

Bukanya Riko yang tertangkap, justru Muzaki yang menjadi bulan-bulanan anggota geng motor tersebut. Hingga harus dirawat di ruang IGD RSUD Surodinawan Kota Mojokerto.

”Korban mengalami luka di bagian kepala dan sempat muntah-muntah akibat terkena pukulan benda tumpul. Usai kejadian oleh warga, korban langsung dilarikan ke RSUD Surodinawan Kota Mojokerto.Saat kejadian, Satpam SPBU sudah berusaha melerai namun akibat jumlah pelaku terlalu banyak hingga dirinya kewalahan,” jelasnya

Dari penanganan kasus ini sendiri, Kapolsek mengaku sudah mengamankan sebanyak 12 orang. Di antarannya Safiin, TM warga Kenanten, DS, FK dan PB ketiganya warga Desa Kangkungan, Mojoanyar dan tujuh pelaku lainnya usianya masih di bawah umur.Akibat perbuatannya, petugas mengenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Untuk ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara.@den