Insan Media MPN Tertipu Advetorial KPU Nganjuk

Nganjuk, BeritaTKP.Com – Insan Media yang tergabung dalam Majelis Pers Nasional (MPN) tertipu janji KPU terkait Advetorial. Kronologi kejadian saat KPU membuat agenda debat publik putaran ke 3 Calon Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk.

Dalam hal ini KPU memberikan ijin pada beberapa organisasi media salah satunya Majelis Pers Nasional yang ada di Kabupaten Nganjuk untuk liputan debat publik putaran terakhir.

Insan media yang datang melakukan liputan tersebut mendapatkan anggaran atau advetorial dari pihak KPUD Nganjuk. Advetorial ini pihak Insan Media harus mengajukan proposal ke pihak KPUD secara kolektif atau perseorangan.

Sejalan proses tersebut persatuan media yang tergabung di MPN Korwil Nganjuk mengajukan proposal ke pihak KPUD Nganjuk sejumlah 20 media yang ikut liputan debat tersebut.

Selama kurun waktu beberapa hari Pengurus MPN Korwil Nganjuk tidak bisa menemui Ketua KPU entah faktor kesibukan atau yang lain.

Dengan berbagai cara agar proposal pengajuan segera bisa sampai di Ketua KPU baik datang lebih awal, lewat Whatsapp, telphone bahkan proposal di titipkan ke karyawan KPU tidak ada yang mau menerima dengan berbagai alasan.

Pada saat sudah menemui titik jenuh pengurus MPN Korwil Nganjuk dapat menemui Ketua KPU Agus SH. Dalam perbincangan tersebut pengurus MPN Korwil Nganjuk mendapat jawaban yang mengecewakan dari pihak Ketua KPU “Sudah terlambat mas, coba saya koordinasi dengan pihak TPKom yang tahu dan melakukan pembayaran masih ada dana apa tidak, karena banyak media dari luar Kabupaten Nganjuk juga mengajukan proposal coba saya tanyakan masih ada apa tidak anggarannya nanti saya kasih kabar”.

Setelah beberapa hari menunggu tidak ada kabar dari Ketua KPU Nganjuk pengurus menemui pihak Ketua TPKom (Aminudin). Jawaban sama dari penjelasan ketua TPKom dana sudah habis dan tidak bisa lakukan pembayaran. Disaat itu juga Aminudin memberikan solusi untuk pengajuan iklan berikutnya yang sudah di tangani oleh pihak ketiga.

Dalam hal ini sudah jelas bahwa pihak TPKom dengan Ketua KPU kurang koordinasi. Kejanggalan ini terdapat ketika media yang dari luar Nganjuk bisa masuk dan bisa selesai pembayarannya tapi mereka tidak ikut serta dalam peliputan saat debat pada waktu itu. Dari pihak KPU sendiri tidak memilah apakah media tersebut ikut serta dalam rapat pleno yang di agendakan sebelum debat di mulai.

Menurut Ester (Media Patroli On-Line) dan selaku wakil ketua MPN menjelaskan bahwa pihak KPU sudah ingkar janji sama teman-teman media yang kita tau sebelum ada acara peliputan Ketua MPN Korwil Nganjuk di undang dan sudah koordinasi cara peliputan dan lain sebagainnya ujungnya teman-teman media yang tergabung di MPN harus keluarkan uang pribadi untuk bayar Adv di perusahaan masing-masing.

Dari kabar dan harapan dari Ketua KPU akan di usahakan advetorial anggota MPN Korwil Nganjuk. Setelah menunggu beberapa hari datang ke KPU jawaban yang sama mengecewakan terlontar dari pihak ketua TPKom KPU(Aminudin).

Kegelisahan dan kekecewaan dari Insan Media cetak karena mereka harus menyelesaikan tanggung jawabnya ke redaksi harus memakai uang pribadi. (Team/Hary)

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda