Dilema Puskesmas Gondang Layani Pengobatan Warga Pengguna SPM/SKTM

Nganjuk, Berita TKP.Com – Puskesmas sebagai layanan kesehatan  masyarakat terdekat ditingkat Kecamatan juga untuk memudahkan masyarakat kurang mampu atau miskin mendapatkan layanan kesehatan gratis dari Pemerintah. Layanan kesehatan gratis warga kurang mampu yang menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau Surat Pernyataan Miskin (SPM) seharusnya bisa dilayani Puskesmas.

Lain halnya dengan Puskesmas Kec.Gondang Kab.Nganjuk , pelayanan pasien yang menggunakan SKTM/SPM untuk berobat menjadi dilema tersendiri. Temuan ini berawal pada saat warga yang berdomisili di Desa Senggoar mengeluh dan menyatakan kecewa atas pelayanan di puskesmas Gondang. Kekecewaan salah satu warga desa Senggoar ini di sampaikan kepada pemerintahan desa tersebut.

Warga yang bernama Yahya Rokayah menjelaskan “Kebetulan Dia sakit dan ingin berobat ke Puskesmas tersebut tetapi di tolak oleh petugas dengan alasan untuk pasien pengguna SKTM/SPM ,klaim dananya sulit di cairkan”. Dengan berbekal surat SPM ( surat pernyataan miskin) , warga tersebut berharap mendapat pengobatan gratis dari Puskesmas terdekat. Dengan terpaksa pasien yang di vonis sakit typus tersebut tetap berobat di Puskesmas sebagai pasien umum, Jumat (13/4).

Menurut penjelasan perangkat desa kepada wartawan Berita TKP mengatakan ” Saya heran pak , kenapa surat keterangan dari dinas kok nggak berlaku  , padahal itu di tanda tangani di atas materai ”. Dari kondisi ekonomi keluarga memang kurang mampu dan pada saat mau berobat mencari pinjaman ke perangkat desa tersebut.

Pada waktu dan hari yang berbeda, awak media Berita TKP mendatangi Puskesmas untuk konfirmasi , tepatnya Rabu (23/5) . Di temui langsung oleh Kepala Puskesmas ( Dr. Cipto) . Penolakan pasien yang menggunakan SKTM atau SPM memang terkendala dari ribetnya proses pertanggung jawaban dan klaim pencairan anggaran.

Sedangkan Volome pasien yang menggunakan SPM , setiap tahunnya kurang dari 10 orang, sehingga dana yang cairkan terlalu minim tidak sesuai dengan sulitnya proses pada waktu mengklaimkan dananya. Terkecuali pasien yang dalam kategori kuning dan merah, akan tetap di tangani , tapi setelah itu , akan tetap di rujuk ke Rumah sakit.

Keluhan masalah tersebut , sudah di sampaikan kepada Dinas kesehatan dan pemerintah desa yang ada di wilayah Kec.Gondang” hal ini sudah saya keluhkan ke Dinas dan semua Kades yang ada di wilayah ini ” ujar Dr. Cipto. ”  mungkin kurangnya sosialisasi mas , sehingga timbul persepsi negatif dari warga ” imbuhnya.

Di harapkan pihak Kades dan bidan desa mau membantu mensosialisasikan , serta menghimbau kepada warga yang kurang mampu , terutama yang menggunakan SKTM , untuk rujuk ke Rumah sakit terdekat.

Dalam hal ini seharusnya dari pihak dinas kesehatan daerah atau kabupaten bisa memperbaiki system dan lebih di utamakan agar pihak puskesmas bisa maksimal dalam melayani pasien pengguna SKTM/SPM di wilayah masing-masing.(Hary)

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda