Warga Kecewa Air PDAM Macet, Dampak Pekerjaan Saluran Box Culvert Asal Pasang

Surabaya, BeritaTKP.Com – Program yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya perlu di ajungi jempol, terkait pekerjaan pengadaan tender lelang untuk menanggulangi dari rawannya bahaya banjir. Akan tetapi malah di buat kesempatan kecurangan oleh pihak-pihak kontraktor pemenang lelang.

Diduga lemahnya pengawasan dari dinas cipta karya dan tata ruang (DCKDTR) Pemkot Surabaya, terkait proyek paving dan saluran Box Culvert ukuran 100x120mm di jalan rangkah gang 7 asal pasang, selain itu banyak kesalahan dalam pengerjaan proyek yang telah di menangkan oleh PT.ELANG MITRA REGANTAMA dengan nomer kode Lelang:7495010 yang beralamat Jalan Pagesangan 6/58, Surabaya.

Dalam hal ini terlihat banyaknya kesalahan dalam pengerjaan proyek yang nampak tidak adanya peningkatan mutu struktur bangunan yang di kerjakaan lebih permanen,peningkatan mutu tak pernah tampak maksimal yang ada hanyalah pekerjaan proyek saluran yang di kerjakan cara asal pasang.

Dari hasil Investigasi Tim BeritaTkp memantau, saat pemasangan Box Culvert tidak di awali dengan pekerjaan lantai dasar,dengan urugkan sertu selanjutnya dalam pemasangan tersebut para pekerja tidak terlebih dahulu menguras genangan air, dan ada beberapa Box Culvert dengan kondisi pecah-pecah tetap saja di pasang pekerjaan proyek tersebut terkesan sangat amburadul.

Begitu pula tidak di rencanakan elevasi kemiringan saluran sehingga pada permukaan saluran Box Culvert naik turun bergelombang pada saat di tutup dengan beton plat.

Menurut narasumber yang kami temui dilapangan “mulai awal adanya pekerjaan proyek pemasangan Box Culvert,saluran air PDAM kami pipa nya bocor gak keluar air bahkan pernah keluar sebentar namun airnya bercampur dengan air got, dan warga sudah ngomong ke bu RT bahkan beliau sudah tahu.soalnya air pdam buat kami adalah kebutuhan pokok.”

Warga sempat emosi mendemo ke mandor proyek gimana ini airnya pak gak di betulin. Mandor bilang saya sudah panggil orang PDAM bilangnya hari ini datang. namun gak datang setelah di tunggu-tunggu sampai 3 hari orang pdam gak datang-datang juga”Ungkap Bu fadila.@lutf/yanto