Sopir Tangki Perusahaan Beton Gantung Diri

Sopir Tangki Perusahaan Beton Gantung Diri
ilustrasi gantung diri

Lamongan,BeritaTKP.Com – masih dalam penyidikan pihak berwajib dengan ditemukannya mayat terindikasi gantung diri Tanpa diketahui penyebabnya, Supriyono (58) sopir tangki di sebuah perusahaan beton diketahui tewas gantung di belakang rumah kosong, radius 200 meter dari tempatnya bekerja, Rabu (11/7/2018) siang.

Korban warga Desa Jotosanur Kecamatan Tikung, kabupaten Lamongan sebelum nekat bunuh diri, menurut teman sepekerjaan tidak menunjukkan perilaku ganjil apapun.”Sebelum ditemukan bunuh diri, korban tadi masih sempat cangkruk di warung ini,” ungkap selama ngopi di warung, Supriyono tidak menunjukkan gelagat yang aneh. Termasuk tidak bercerita atau mengeluhkan apapun.

Hari-hari sebelum kejadian, juga dilakukan korban tanpa ada perubahan perilaku yang aneh.Namun hari ini tadi, korban tiba -tiba diketahui tewas gantung diri di belakang rumah kosong.Bunuh cara mengikat leher menggunakan kain biru yang diikatkan dengan belandar rumah di bagian deras belakang.

Kali pertama diketahui oleh Saikhu, mencari rumput yang siang tadi sedang menyabit rumput di lokasi kejadian.Kejadian itu kemudian dilaporkan pada warga sekitar, dan menyebar ke telinga teman-teman sepekerjaan dengan korban.

“Saya melihat tadi gak percaya. Begitu saya dekati, ternyata benar menggantung.Penemuan sang sopir mati gantung diri itu menggemparkan warga sekitar dan dalam yang waktu singkat masyarakat berkerumun melihat dari dekat. Sesaat kemudian petugas Polsek Tikung dipimpin Kapolsek AKP Sugeng didampingi petugas medis Tikung tiba di lokasi. Dan dipastikan korban meninggal akibat bunuh diri.

Polisi juga mencoba mencari tahu bagaimana latar belakang kehidupan keluarga korban.Dengan begitu kemungkinan bisa menjadi petunjuk penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.@/ay1