Festival Panji Berskala Internasional

Festival Panji Berskala Internasional
kegiatan penerimaan peserta festival panji di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso

Tulungagung, BeritaTKP.Com –  Ir. Indra Fauzi, M.M. selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung menerima kedatangan peserta Festival Panji Internasional Rabu, 04/07/2018. Dalam penerimaan Peserta Festival Panji Internasional yang berjumlah puluhan orang diantaranya berasal dari Thailand dan Kamboja, serta turut mendampingi Sekretaris Daerah diantaranya perwakilan Anggota Forkopimda Tulungagung dan Kepala SKPD.

Antusias pemerintah dalam sambutan penerimaan para peserta Festival, yang terselengara di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, disuguhi ragam kesenian khas Tulungagung diantaranya, tari reog gendang, tari tayub langen beksan, tari gambyong mari kangen, serta pelbagai kerajinan khas Tulungagung mulai dari batik tulis, kerajinan onix / marmer serta kerajinan souvenir lainnya.

Kendati demikian Dalam sambutannya, Ir. Indra Fauzi, M.M. selaku Sekretaris Daerah, menuturkan terima kasih kepada Dirjen Kebudayaan Kementerian RI, dan Dinas Kebudayaan serta Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan kesempatan kepada Tulungagung untuk serta merta memperkenalkan ikon kesenian dan kebudayaannya.

Ir. Indra Fauzi, M.M. juga menyatakan bahwa, banyak potensi kesenian dan budaya di Tulungagung, beberapa diantaranya Jaranan jawa, jaranan tayub, senterewe, reog gendang, jaranan campursari, kentrung, ketoprak, dan lain sebagainya. Begitu juga budaya yang hingga sekarang masih dilestarikan masyarakat, seperti jamasan Kyai Upas, upacara adat Ulur-ulur Telaga Bulet, kirab pusaka Kyai Golok, Labuh laut, buceng robyong.

Tulungagung juga memiliki wisata kuliner diantarannya Soto ayam rempah, lodho ayam, punten pecel, sate kambing, sompil, dan lain sebagainya. Potensi wahana wisata juga tak kalah menarik, seperti pantai popoh, pantai gemah, kedung tumpang, Klatak, Sidem, dan Sine serta Waduk Wonorejo dan lain sebagainya. “Tulungagung juga kaya produk unggulan, salah satunya kerajinan marmer”, ujar Ir. Indra Fauzi, M.M.

Dengan waktu bersamaan dalam sambutannya, Drs. Nurus Suparti selaku ketua rombongan Festival Panji Internasional dari kemendikbud RI, mengatakan, Budaya Panji merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit yang berkembang dan tersebar diberbagai wilayah. Diantaranya Pulau Jawa, Kalimantan, Bali, Negara Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, Myanmar, dan Filiphina. “Karena itulah, muncul cerita Panji berbagai versi”, tuturnya.

Drs. Nurus Supardi menambahkan, “masyarakat Jatim memiliki kekayaan, salah satunya cerita Panji. Namun disayangkan, hal itu kurang diperhatikan. Terbukti, banyak pelajar belum mengetahui apa itu cerita Panji. Cerita Panji muncul dari Kerajaan Kediri dan Jenggolo, dari dua kerajaan itulah, terjadi kisah asmara layaknya kisah Romeo dan Juliet. Hadirnya saudara-saudara dari Thailand dan Kamboja menunjukan, bahwa cerita Panji bukan hanya milik Indonesia”.

Dia melanjutkan, UNESCO sudah menyetujui cerita Panji masuk dalam daftar Memory of The Word (Ingatan Inggris), “Artinya, sekarang sudah menjadi milik Dunia, dan cerita Panji berasal dari Jawa Timur”, Imbuhnya.

Dalam terselenggaranya kegiatan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung turut memberikan cinderamata kepada peserta Festival Panji Internasional.           @/Bogi