Pejabat Kelurahan Jadi Korban Penganiayaan

Pejabat Kelurahan Jadi Korban PenganiayaanBanyuwangi, BeritaTKP.Com – Peristiwa percobaan pembunuhan dan perampokan yang menimpa Lurah Penataban, Kecamatan Giri, Wilujeng Esti Utami, pelayanan di kelurahan setempat dipastikan lancar. Kondisi itu, dinyatakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi, Djajat Sudrajat Kamis (2/8/2018).

Djajat mengaku terkejut atas peristiwa ini, Hingga kini, pihaknya belum dapat memastikan bagaimana detail kronologi kejadian itu. Namun yang pasti, pemerintah daerah akan memberikan bantuan pendampingan atas kasus yang menimpa pejabat kelurahan itu.

“Kita masih akan lakukan evaluasi, Sebelumnya, Wilujeng Esti Utami, Lurah Penataban, Kecamatan Giri mendapat perlakuan kekerasan terhadap teman pria yang mengajaknya keluar. Pria tersebut berniat meminjam uang senilai Rp60 juta. Uang itu, akan diserahkan kepada orang yang disebutnya Gus Makki di daerah Blokagung, Kecamatan Tegalsari sebagai alasan.

Namun dalam perjalanan, Wilujeng justru diajak keliling ke sejumlah tempat sebelum menuju ke lokasi. Bahkan, dia juga mendapat perlakuan kekerasan, seperti dipukul dengan palu, ditodong pistol mainan hingga dirinya pura-pura mati dan dibuang ke sungai Sere, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo.

Naas, sebelum dibuang ke sungai, tangan dan kaki Lurah Penataban ini juga diikat dengan tali plastik. Akan tetapi, malang tubuhnya masih dapat terselamatkan oleh warga sekitar setelah dirinya mampu berteriak meminta tolong.

Warga selanjutnya membawanya ke Puskesmas setempat bersama Polisi Sektor Bangorejo. Namun, uang sejumlah Rp 60 juta raib bersama pria yang mengajaknya itu. Belakangan, Polisi Resort (Polres) Banyuwangi berhasil mengamankan seorang pria yang dipastikan sebagai dalang dan pelaku kejahatan terhadap Lurah Penataban itu. Pria tersebut bernama Agus asal Srono. Motif yang dilakukan, hanya ingin menguasai harta korbannya.           @/ay

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda