Pembunuhan Berencana, Sekeluarga Tewas

Pembunuhan Berencana, Sekeluarga Tewas Makassar, BeritaTKP.Com – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan ikut menyelidiki kasus tewasnya satu keluarga dalam kebakaran rumah di Jalan Tinumbu lorong 166 B makasar, Senin dini hari, 6 Agustus 2018. Polisi menduga kebakaran itu merupakan modus pembunuhan berencana.

Dilakukan penyelidikan baik itu penyidikan di dalam lokasi TKP maupun di luar TKP,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani, Makassar Selasa, 7 Agustus 2018. bertujuan untuk mengetahui dengan siapa saja korban-korban ini berhubungan dan apa peranan para korban sebelum terjadinya peristiwa tersebut.

Penyelidikan dilakukan oleh tim Laboratorium Forensik (Labfor) melalui pihak kedokteran untuk melihat apakah rumah korban tersebut terbakar atau sengaja dibakar. Selain itu, dari hasil pemeriksaan akan ketahuan nanti, tim forensik melihat kondisi dari pada jasad korban dan kondisi ruang yang terbakar.

Kebakaran menghanguskan rumah satu keluarga pada Senin dini hari, 6 Agustus 2018, pukul 03.45 Wita, dan mengakibatkan enam anggota keluarga, yakni pemilik rumah H Sanusi (70), istrinya Hj Bodeng (65), anak perempuannya Musdalifa (30), serta cucunya Ahmad Fahri (25), Namira Ramadina (21), dan Hijas (2,5)tewas.

Baca Juga :  Pemuda 25 Tahun Dibekuk Polisi Setelah Terpergok Curi 3 Karung Beras

“Kami minta polisi secara serius menyelidiki kasus kebakaran ini, sebab ada beberapa keganjilan yang kami rasa tidak wajar,” ungkap perwakilan keluarga, Irwan di rumah duka. Hal ini juga terkait masalah salah satu korban, Ahmad Fahri atau dikenal Desta, yang disinyalir kuat terlibat jaringan dan pengguna narkoba sabu.

Ia diduga terlilit utang puluhan juta kepada orang lain diduga bandar narkobanya. Desta ditemukan paling terakhir dengan terlilit kawat pada bagian leher serta luka sayatan pada tubuhnya. Sementara kakeknya, H Sanusi juga mengalami luka sayatan di tubuhnya hingga organ dalamnya sedikit keluar.            @/ay

print

Shortlink: