Aksi Penjambretan Menewaskan Seorang Gadis

ilustrasi penjambretan

Bima, BeritaTKP.Com – Jajaran Polres Bima berhasil menangkap dua pelaku penjambretan di Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) Kamis (9/8/2018). Pelaku penjambretan menyebabkan korban Ririn (26) meninggal dunia.

Setelah melakukan aksinya, telepon seluler Android hasil rampasan dari seorang gadis berusia 26 tahun itu rupanya tidak dimatikan. Sehingga polisi dengan mudah mengetehui jejak pelaku setelah melacak sinyal melalui alat GPS.

Kasat Reskrim Polres Bima, AKP Dhafid Shiddiq SIK mengatakan, kasus penjambretan ini terungkap setelah pihaknya mendapat laporan dari keluarga korban sesuai LP/307/VIII/2018/Ntb/ Res Bolo/Sek Res.bima pasal 363 KUHP.

Sebelumnya, kedua pelaku yang masih di bawah umur itu dilaporkan melakukan aksi kejahatan di depan SMP 1 Bolo, jalan lintas Tegal Sari, Desa Rato, pada Jumat (3/8) malam, sekitar pukul 19.00 Wita.

Tiba di tempat kejadian perkara tepatnya di depan Mapolsek Bolo, tiba-tiba handphone milik korban yang disimpan di dalam bagasi luar motor bagian depan diambil oleh pria yang berboncengan sepeda motor.

Baca Juga :  Pendataan Penduduk Non Permanen

“Sebelum melakukan aksinya, para pelaku mengikuti korban yang datang dari arah Desa Tumpu mengendarai sepeda motor. Pada saat korban lengah, kemudian salah satu pelaku yang dibonceng tersangka FD mengambil handphone. korban yang disimpan di jok depan motor tersebut,” kata Dhafid saat menceritakan kronologi kejadian tewasnya Ririn usai dijambret. Aksi kejar-kejaran pun terjadi, namun di tengah jalan sepeda motor yang dikemudikan korban terjatuh.

Akibatnya, gadis berusia 26 tahun itu tewas. Sementara sepupunya Baim mengalami luka-luka. Kerugian yg dialami sekitar Rp 5 juta.         @/ay

print

Shortlink: