Hari Jadi Blitar Ke-694

0
239
Acara Bertopik : Tingkatkan Prestasi Kerja dan Pelayanan Publik Menuju
Masyarakat Yang Lebih Sejahtera, Maju dan Berdaya Saing.

Blitar, BeritaTKP.Com –  Kabupaten Blitar memperingati Hari Jadi Blitar yang ke 694, Minggu (5/8). Seperti tahun-tahun sebelumnya, puncak peringatan Hari Jadi Blitar  ke 694 tahun ini masih dipusatkan di Pendopo Agung Ronggo Hadinegoro Kabupaten Blitar. Tahun ini, hari jadi Kabupaten Blitar mengambil tema `Dengan Semangat Hari Jadi Blitar ke 694 dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 Tahun 2018, Kita Tingkatkan Prestasi Kerja dan Pelayanan Publik Menuju Masyarakat Yang Lebih Sejahtera, Maju dan Berdaya Saing.

Sebelumnya ada kegiatan Ziarah kemakam Pangeran Sumber Nyowo ( Raden Mas Said ) di Karang anyar Jawa Tengah pada Sabtu 30 Juni 2018. Pada Senin 30 Juli 2018 di Pendopo Agung Ronggo Hadinegoro Kabupaten Blitar, acara Bedhol Pusaka menuju Candi Penataran yang diinapkan selama 1 hari dilanjutkan berbagai tempat seperti Pertapaan Dewi Kilisuci Srengat. Adapun arak-arakan Kirap Hurub Hambangun Praja Pusaka juga diinapkan dibeberapa tempat sepeti Candi Simping Kademangan , Persemayaman Gong Kyai Prada Sutojayan , Candi Sawentar Kanigoro dan terakhir  menuju Pendopo Sasana Adhi Praja ( Pemkab Blitar ) Kanigoro.

Puncak Peringatan Hari Jadi Blitar ke-694 minggu 5/8 dilaksanakan Pisowanan Agung dengan diawali upacara di Alon-alon Blitar. Wakil Bupati  Marhenis Urip Widodo bertindak selaku Inspektur Upacara yang didamping Sekda Kabupaten Blitar Totok Subihandono, peserta diikuti seluruh Camat, Kepala Desa/ Kelurahan, Perangkat Desa/Kelurahan, BPD/FMK, Warga Masyarakat, berserta unsur pendidikan se- Kabupaten Blitar. Terlihat dalam Upacara tersebut peserta memakai pakaian adat Jawa dan panji-panji Kecamatan dan Desa/Kelurahan.  Acara intinya penyerahan  serta persemayaan kitab sejarah dan panji lambang daerah kepada Bupati Blitar di Pendopo Agung RHN (Ronggo Hadinegoro ).

Menurut Bupati Blitar Drs.H.Rijanto MM mengatakan Hari Jadi Blitar ke-694, pada kegiatan yang menonjol adalah adanya Kirap Hurub Hambangun Praja Pusaka dan obor dimana melambangkan semangat . Sebelumnya Kirap Hurub Hambangun Praja Pusaka dan Obor mulai di Pendopo Ronggo Hadinegoro menuju titik-titik bersejarah seperti  Candi Penataran, Ke Bukit Pertapaan Dewi Kilisuci, Candi Simping, Gong Prada, Candi Sawentar dan Pendopo Sasana Adhi Praja.

Adapun Obor yang di kirab melambangkan semangat atlet yang akan berlaga di Asian Games 2018 Jakarta- Palembang dengan harapan dapat menorehkan tinta emas. Adapun Kita mempunyai semboyan dan spirit huruf hambungan praja dapat diartikan “ Api yang menyala-nyala sebagai semangat yang menggelora untuk membangun daerah. Dimana mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara ( ASN ) untuk meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat dan memberikan yang terbaik,”imbuhnya

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar mengatakan ,`Dengan Semangat Hari Jadi Blitar ke 694 dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 Tahun 2018, Kita Tingkatkan Prestasi Kerja dan Pelayanan Publik Menuju Masyarakat Yang Lebih Sejahtera, Maju dan Berdaya Saing. Kami berharap  kedepannya pelayanan Pemkab Blitar semakin baik dalam menyelenggarakan pemerintah serta memberikan pelayanan kepada masyarakat , maupun kewajiban yang lain seperti bidang pendidikan dan kesehatan. Di tahun 2018 Kita mengejar prestasi tentunya dengan membangun Pemerintah yang lebih baik.

Lanjut Rijanto selama ini sudah dua kali berturut-turut Pemkab Blitar mendapatkan predikat WTP dari BPK. Kemudian penghargaan Kabupaten Sehat Swasti Daba Padapa pada 2016, meningkat menjadi Swasti Bapa Wiwerda pada tahun ini. Disamping itu Kabupaten Blitar mendapatkan Penghargaan Kabupaten Layak Anak yang diperoleh meningkat menjadi Madya,”pungkasnya. Frn