Industri Kecil Menengah

0
116
Produk Unggulan : Kue Kering Hasil Karya Ibu Dewi Alimah

Blitar, BeritaTKP.Com –  Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar dalam membina dan memaksimalkan Industri Kecil Menengah olahan makanan maupun kerajian di Kabupaten Blitar, agar dapat terwujud perkembangan dan peningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat khususnya Kabupaten Blitar. Produk unggulan yang sering ditemukan Kerajian tangan, makanan olah maupun batik dan lainnya. Untuk makanan olahan banyak dipasarkan dari Home Industri seperti Jenang,Keripik,roti kering berbagai macam olahan makanan, semua ini sebagai oleh-oleh juga camilan pendamping acara keluarga. Produk olahan makanan yang ada sekarang ini berbagai macam olahan seperti dari Roti Kering maupun Kue basah, disini olahan makanan Roti Kering terbuat dari Tepung Terigu, Blue Band, Telur Ayam yang dimana bahan-bahan olahan makanan harus berkualitas dan higenis.

Home Industri Rumahan Roti Kering dan Kue Basah merupakan camilan yang terbuat dari Tepung terigu,blue band dan telur ayam yang dibuat tangan Ibu DEWI ALIMAH di Kelurahan Srenggat dijalan Raya TOGOGAN nomer 6  Kecamatan Srenggat. Home Industri produk olahan makanan Kue Kering dan Roti Basah kurang lebih sudah 3 tahun sejak 2015.  Dalam pembuatan produk olahan makanan Kue Kering maupun Roti Basah di bantu tetangga desanya sendiri, memulai usaha Olahan Kue Kering maupun Roti Basah

Saat diwawancarai Ibu DEWI ALIMAH oleh Media Berita TKP pada awalnya belajar dari pembinaan oleh Disperindag Kabupaten Blitar dan Propinsi Jawa Timur cara untuk pengelolaan maupun pembuatan olahan Kue Kering maupun Kue Basah . Setelah beberapa minggu belajar akhir untuk mencoba membuat olahan tempe maupun makanan Kue Kering maupun Kue Basah. Awalnya mencoba 1 kilogram Kue Kering untuk pembuatannya dalam rasa dan kualitas, akhirnya dari usaha yang dimana penjualannya meningkat . Sementara pemasaran Kue Kering  wilayah Surabaya dan Blitar tetapi tidak itu saja pesanan juga kerabat dekat.

Diwaktu Lebaran/Idul Fitri kemarin permintaan dapat mencapai 100 %, pada hari biasa permintaan ada aja. Kemungkinan akan diusahakan agar dapat memenuhi permintaan. Tetapi tidak hanya kue kering tapi kue basah sangat banyak permintaan. Permintaan kue basah berbagai acara sekolah maupun resepsi semakin meningkat. Untuk harga Kue Kering jenis UNTUK YUYU per 200 gram di jual dengan harga Rp 8500,- dan Kue Garut 200 gram Rp 12.500,- dan juga ada rasa Cookies Coklat seperti Green Monde 1 Kiliogram Rp 60.000,-, Coklat Kacang 1 Kilogram Rp 70.000,- dan Kue Kacang 1 Kilogram Rp 40.000. Dengan penuh Kesabaran, Keuletan, tekad yang kuat dan hasilnya Kue Kering maupun Kue Basah buatannya di minati banyak orang,”ujarnya.

Lanjut dewi Alimah berharap agar produk olahan makanan rumahan ini dapat dikenal dan menjadi produk unggulan di kabupaten blitar maupun diminati luar daerah. Bersyukur bilamana produk olahan makanan rumah semakin dikenal dan banyak pesanan didalam kota, luar kota maupun luar daerah ,sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan sehingga mengurangi angka pengangguran. Pemasaran juga tidak lepas dari keikut-sertaan Disperindang Kabupaten Blitar untuk pengenalan produk olahan makanan khas daerah Blitar disetiap event Propinsi maupun Nasional. Sehingga produk olahan makanan yang ada di Kabupaten Blitar dapat dikenal luas oleh daerah lain,”ungkapnya.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar Puguh Imam Susanto S.sos.M.Si melalui Kabid Industri Drs.Widyo Guntoro.MM, mengatakan pembinaan yang dilakukan oleh Disperindag Kabupaten Blitar  selama ini kepada Industri Kecil Menengah terutama yang mikro meliputi pada Manajerial dimana mengelola ketatausahan pengelolaan usaha. Adapun teknis peningkatan mutu dan kualitas, begitu juga dengan memfasilitasi antara lain pengembangan kemasaan,peningkatan mutu kemasan dan sertifikasi terkait halal,merk dan IRT maupun uji nutrisi. Bidang pemasaran Disperindag menerbitkan Buklet, Katalog, juga mengikutsertakan pihak IKM turut serta dalam pameran tingkat propinsi Jatim maupun Nasional. Disperindag  Kabupaten Blitar juga mempunyai Website dalam mempromosikan produk-produk IKM unggulan Kabupaten Blitar bisa menarik dan dimanfaatkan para Investor.

Disamping itu ditahun 2018 produktifitas ada peningkatan dan juga skala pasca pasaran,produk-produk IKM Kabupaten Blitar sudah masuk  pasaran Nasional dan Luar Negeri semua ini merupakan Binaan dari Disperindag. Persentase peningkatan wirausaha baru dibandingkan pada tahun 2017 dari 20.456 dan pada tahun 2018 menjadi 21.000 wirausaha,”paparnya

Lanjut Widyo Guntoro berharap tetap bersemangat, tetap memanfaatkan peluang-peluang yang ada. Dimana pasaran terbuka sangat luas terutama di wilayah Jawa timur ,karena produk-produk diluar Jawa Timur masuk pasaran.Disisi lain produk-produk IKM Kabupaten Blitar tidak kalah bersaing dengan produk luar yang beredar di Jawa Timur,”pungkasnya    adv/frn