Kecelakaan Pesawat Perintis di Papua

0
109

Papua, BeritaTKP.Com – Seorang bocah berusia 12 tahun ditemukan selamat dalam musibah jatuhnya pesawat perintis Dimonim di Oksibil, Papua. Sementara, 8 korban lainnya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Pesawat Dimonim Air PK-HVQ yang hilang kontak di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, pada Sabtu (11/08) ditemukan hancur di Gunung Menuk, Distrik Aerambakon pada Minggu (12/8/2018) pagi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal menuturkan bocah laki-laki bernama Jumadi itu kemudian dievakuasi ke RSUD Oksibil melalui jalan darat. Namun kemudian dibawa ke Jayapura untuk perawatan intensif.

korban selamat adalah bocah umur 12 tahun atas nama Jumaidi, tadi dievakuasi langsung dibawa ke Jayapura untuk dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura,” ujar Ahmad Mustofa Kamal kepada BBC News Indonesia, Minggu (12/8/2018) sore.

Lebih jauh Ahmad menjelaskan kronologi musibah pesawat naas itu bermula ketika pesawat Dimonim Air PK-HVQ, Tipe PAC 750XL milik PT Martha Buana Abadi yang membawa tujuh penumpang terbang dari Bandar Udara Tanah Merah di Kabupaten Boven Digoel ke Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua pada Sabtu (11/08) sekitar pukul 13.00 WIT.

Semestinya pesawat itu menempuh perjalanan selama 40 menit menuju tujuan, namun pada menit ke-30, pesawat tersebut hilang kontak. Kepala Bagian Humas Ditjen Perhubungan Udara Sindu Rahayu mengatakan pesawat dengan nomor penerbangan PK-HVQ dijadwalkan mendarat pukul 14.30 WIT di Bandara Oksibil, namun hilang kontak pukul 14.17 WIT.

“Upaya pencarian pesawat PK-HVQ juga dilakukan dengan cross check traffic ke Tower Tanah Merah, Dekai, Sentani dan Wamena sampai dengan pukul 15.35 WIT. Pukul 15.46 WIT Distress phase (DETRESFA) progres tentang keberadaan pesawat belum mendapatkan titik terang.