Buron Melawan Atas Kasus Korupsi Akhirnya Tertangkap

Jakarta, BeritaTKP.Com – Sebagai bagian dari fungsi trigger mechanism dan pelaksanaan tugas Koordinasi dan Supervisi Penindakan, KPK mendapatkan permintaan dukungan dari Polres Jember dalam penyidikan dugaan TPK penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan dana ADD dan TKD TA.2013, 2014 dan 2015 di Desa Wringintelu Kecamatan.Puger Jember yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp.511.259.127.

Dalam penyidikan ini, penyidik di Polres Jember telah menetapkan tersangka Sucahyono Bangun. Namun karena tsk masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron sejak 19 Oktober 2016 penyidikan sempat terhambat.

”Untuk itulah, KPK merespon permintaan bantuan tersebut dan melakukan proses pelacakan dan pemberian informasi hingga pada hari Rabu, 15 Agustus 2018 sekira Jam 22.40 Wib di Dsn.Krajan Ds.Tapanrejo Kecamatan Muncar Banyuwangi, Unit II Tipidkor Satreskrim Polres Jember  yang didukung oleh Polres Banyuwangi telah melakukan penangkapan terhadap Tersangka DPO,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (16/8/2018).

Dia memaparkan, kegiatan penangkapan DPO diawali sejak KPK melakukan supervisi terhadap kasus ini sejak Juni 2018.

Tim mengidentifikasi keberadaan DPO di sekitar Banyuwangi yang kemudian ditindaklanjuti oleh Penyidik Polres Jember. Dalam proses penangkapan sempat ada perlawanan namun dapat diatasi petugas.”Saat ini DPO sudah berada di Polres Jember untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Febri, dukungan seperti ini sangat terbuka dilakukan oleh KPK pada Kejaksaan ataupun Kepolisian. Dalam kondisi tertentu, KPK juga meminta bantuan kepolisian untuk pengamanan operasi ataupun pencarian orang. Sehingga kerjasama seperti ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antar penegak hukum.