Kasus Korupsi Dibekuk Di Rumah Janda

Jember, BeritaTKP.Com – Aparat Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, dan Komisi Pemberantasan Korupsi bekerjasama membekuk Sucahyono, buronan kasus korupsi alokasi dana desa (ADD) dan tanah kas Desa Wringintelu, Kecamatan Puger.

“Tersangka ditangkap di Dusun Krajan, Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi pada 15 Agustua 2018, pukul 22.40,” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo, Kamis (16/8/2018).

Sucahyono ditangkap di rumah kawan wanitanya yang berstatus janda berinisial B. Ia sempat melawan dan menendang pintu maupun jendela. Kepala Unit 2 Tindak Pidana Korupsi Ajun Inspektur Satu Eko Hari Purwanto terluka dalam proses penangkapan itu. Kakinya robek karena pecahan kaca.

“Kami menangkap tersangka setelah melakukan pengintaian selama satu bulan. Ada informasi dia memiliki tempat kos Di Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Tapi ternyata dia sedang berada di rumah teman wanitanya yang berstatus janda,” kata Kusworo.

Menurut Kusworo, penangkapan buronan ini diawali saat KPK melakukan supervisi terhadap kasus ini sejak Juni 2018. “Tim mengidentifikasi keberadaan DPO (Daftar Pencarian Orang) di sekitar Banyuwangi yang kemudian ditindaklanjuti oleh penyidik Polres Jember.

Sucahyono adalah kepala desa yang menjadi tersangka dugaan korupsi ADD dan tanah kas desa tahun anggaran 2013, 2014, dan 2015. Negara dirugikan Rp 511.259.127. Dia melarikan diri sejak 19 Oktober 2016 sampai sekarang pun masih dalam penyelidikan keberadaannya.