Warga Unjuk Rasa, Tuntut Hukuman Mati Pelaku Pembunuhan Bayi!

Sumenep, BeritaTKP.Com – Ratusan warga Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, berunjuk rasa ke Polres Sumenep. Mereka menuntut agar tersangka pelaku pembunuhan bayi di Desa Pragaan Daya, dijerat hukuman mati.
“Kami minta pelaku pembunuhan bayi itu dihukum mati. Pembunuhan bayi itu sangat kejam sangat tidak pantas adanya ,” kata korlap aksi, Kamarullah, Jumat (31/08/2018).

Massa juga membentangkan poster-poster bertuliskan pengancaman terhadap aksi sadis pelaku pembunuhan bayi. Diantaranya, ‘Kami minta Abdurrahman dihukum mati’, Tumpas habis semua orang yang menutupi kejahatan sadis dan biadab dari pelaku pembunuhan bayi’. “Kami juga meminta agar polres Sumenep serius mengungkap kasus ini. Harus profesional tanpa campur tangan pihak manapun. Kami minta agar kasus ini segera dituntaskan,” tulisnya.

Di halaman Mapolres Sumenep, massa juga menggelar aks teaterikal dengan memborgol salah seorang warga yang diibaratkan sebagai pelaku. Sambil dikalungi tulisan ‘Abd. Rahman’, nama tersangka pelaku, massa terus meneriakkan tuntutan agar pelaku dihukum mati. -“Kami minta kasus ini segera dituntaskan dan hukuman yang berlapis lapis.

Sementara Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Tego S. Marwoto yang menemui para pengunjuk rasa menjelaskan bahwa untuk kasus dugaan pembunuhan bayi itu, penyidik Polres telah menetapkan satu tersangka pelaku, yakni Abdurrahman (43), warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Tersangka merupakan paman bayi. “Saat ini kasus itu tinggal menunggu kelengkapan berkas untuk diserahkan ke Kejaksaan,” terangnya.

Menurut pengakuan orang tua korban, Ach. Khotim (37) dan Juhairiyah (32), awalnya bayinya ditidurkan di kamar. Namun beberapa saat kemudian, bayi itu tiba-tiba ditemukan mengapung di bak mandi rumah Abdurrahman, dalam kondisi tak bernyawa.

Sebelumnya, pada 11 Mei 2018, warga Desa Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan penemuan mayat bayi laki-laki yang berusia kurang lebih 40 hari. Bayi bernama Moh Zulfan Khodimas Salam itu ditemukan tak bernyawa di kamar mandi rumahnya. Korban diduga kuat meninggal karena adanya pelaku pembunuhan.   @/ay

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda