Bocah 9 tahun Bunuh Diri Karena Sering Dibully

foto : korban bunuh diri

Colorado, BeritaTKP.Com  – Seorang bocah laki-laki mengalami depresi karena sering dibully pria Gay, bocah masih berusia sembilan tahun ini mengakhiri hidupnya setelah sering di olok-olok  temen sekolahnya di Denver, Colorado, AS setelah ia mengaku Gay.

Jamel Myles (9), belum lama ini mengungkapkan kepada ibunya, Leia Pierce, bahwa ia pria Gay, lapor KDVR-TV, seperti dikutip dari BBC, Rabu (29/8/2018). Menurut Leia Pierce kepada KDVR-TV, Jamel mengatakan ingin memberi tahu teman-teman sekelasnya di sekolah karena ia “bangga” menjadi Pria Gay.

Pihak sekolah Denver Public Schools (DPS) mengatakan bahwa mereka telah menyediakan tenaga konseling untuk menangani para siswa di SD tempat Jamel bersekolah. Akhir pekan lalu, pihak sekolah telah mengirim surat kepada seluruh para orang tua murid bahwa mereka menyiapkan layanan konseling tambahan untuk seluruh murid.

Surat itu menyatakan kematian Jamel Myles (9) “adalah kehilangan yang tak terduga bagi komunitas sekolah kami” dan menganjurkan para orang tua untuk mengenali gejala stres ketika memperhatikan anak-anak mereka.
“Tujuan kami adalah menjadi mitra Anda untuk berbagi kabar ini kepada anak-anak Anda dengan cara yang paling tepat, dengan dukungan sebanyak yang diperlukan. Jadi jangan ragu untuk menghubungi kami tentang bagaimana anda ingin menangani hal seperti ini.”

Juru bicara DPS Will Jones, mengatakan kepada BBC bahwa para guru di sekolah itu “membuka ruangan bagi siswa untuk berbagi bagaimana perasaan mereka dan untuk memproses emosi mereka”. Guru-guru kelas empat dan lima juga akan memanggil para wali murid secara perorangan untuk memeriksa keadaan siswa-siswa.

“Prioritas kami sekarang ini adalah mengkaji semua kekhawatiran menyangkut kasus ini, untuk menjaga agar semua murid kami aman serta mengkaji seluruh fakta atas kematian yang tragis ini dengan adil,” katanya dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email. Kepolisian Denver masih menyelidiki kematian bocah yang sejauh ini dianggap sebagai tindakan bunuh diri. Jasad Jamel Myles (9) ditemukan di rumahnya pada hari Kamis 23/8/2018, kata Pierce kepada media setempat.

Ia mulai masuk kelas empat di Sekolah Dasar Joe Shoemaker pada hari Senin 27/8/2018, katanya. “Putra saya memberi tahu putri sulung saya bahwa anak-anak di sekolahnya menyuruhnya untuk bunuh diri,” kata Pierce.
“Saya sedih ia tidak menemui saya. Saya sangat terguncang karena ia pikir itu hal yang benar dilakukannya.”

Sang ibu menuturkan bahwa saat putranya mengatakan dirinya pria Gay, ia tampak sangat ketakutan,  namun ia meyakinkan putranya bahwa ia tetap sangat menyayanginya. Leia Pierce mengatakan, ia berharap kematian putranya dapat meningkatkan kesadaran orang orang akan berbagai banyak dampak dari perisakan yang telah dialaminya.  @/ay