Miris! Bos Dari Perusahaan Asuransi Dikroyok Pegawainya Sendiri

0
194
Foto korban saat meminta pertolongan  warga sekitar.

Kediri, BeritaTKP.Com –  Adanya Insiden pembunuhan berencana yang terjadi di simpang empat Jalan Raya Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur Selasa (25/9/2018). Seorang pimpinan di sebuah perusahaan asuransi di Kediri malah dipukul pegawainya sendiri menggunakan palu dan digorok lehernya dengan pisau.

Informasi yang berhasil dihimpun korban bernama Joni Suwono, selaku Kepala Cabang PT Sinar Mas Kediri. Sedangkan pelakunya adalah staff administrasi yang diidentifikasi tinggal di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.  Awalnya, korban dan pelaku berada dalam satu mobil dari Kediri menuju ke Kecamatan Pare. Mereka bermaksud menemui salah seorang nasabahnya. Sesampainya di perempatan Desa Sambirejo, mereka berhenti. Pelaku dan korban berniat menunggu salah seorang temannya. Lalu mereka menepikan mobilnya.

Saat mobil berhenti, keduanya diduga terlibat cek cok mulut. Lalu, tiba-tiba pelaku memukul kepala korban menggunakan sebuah palu dan menggorok lehernya menggunakan pisau. Menerima serangan itu, korban berusaha menyelamatkan diri dengan memegang tangan pelaku. Korban akhirnya selamat setelah keluar dari dalam mobil. Dalam keadaan bersimbah darah, korban meminta pertolongan warga Sekitar. Akhirnya korban dilarikan disebuah rumah sakit terdekat dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kediri di Pare. Luka Korban adalah sayatan di bagian leher sepanjang 10 centimeter dan dalam 2 centimeter.

Kasubbag Humas Polres Kediri, AKP Setyo Budi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Pelaku sudah berhasil diamankan dan kini sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. “Kasusnya sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Untuk pelaku dan saksi-saksi kini masih diperiksa. Hanya itu saja yang bisa kami sampaikan sekarang ini,” kata AKP Setyo Budi.  Belum diketahui motiv percobaan pembunuhan yang dialami oleh bos asuransi PT Sinar Mas ini. Polisi masih memintai para pihak yang terlibat.      @/ay