Tak Terima Di Beritakan Wartawan Jadi Korban Penganiayaan

0
145
Try aditia wartawan Indoglobenews.com yang Jadi Korban pengeroyokan

Siantar Berita TKP-Com Terjadi lagi kasus penganiayaan terhadap seorang wartawan, kali ini menimpa seorang wartawan dari media Online Indoglobenews.com di Medan. Akibat penganiayaan itu, Try aditia (24) wartawan Medan ini mengalami luka dibahagian kepalanya akibat ditusuk oleh pelaku pengeroyokan.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi di Jalan Kartini depan Cafe Hugos dan Apotik Megumi, Sabtu sore (12/1) sekitar pukul. 15.00 wib.Dikutip dari media Moltodaynews.com, kejadian berawal ketika korban ditelepon seorang laki laki berinisial A, menantu salah seorang Pengusaha Kayu.Dalam telp itu A mengajak jumpa di Cafe Hugos Jalan Kartini, Pematang Siantar. Ajakan itu dipenuhi oleh korban, dia datang bersama temannya Ari.Sesampainya di Cafe Hugos tanpa diduga tiba tiba saja belasan pria menyerang korban.

Saat korban dipukul beramai ramai, seseorang mengatakan “Nggak Sor Aku Sama Kau ” dengan tiada hentinya memukuli korban dan bahkan pelaku ada menggunakan pisau Cutter berusaha menusuk wajah korban, korban berusaha berontak dan berusaha melarikan diri, namun sebelum korban melarikan diri, kepalanya sempat tersayat pisau Cutter.“Sepertinya pisau itu akan diarahkan ke leher ku, tapi aku elakkan, namun pisau itu sempat melukai kepala ku,” kata korban menceritakan.

Para tersangka akhirnya menyudahi aksi pengeroyokan mereka setelah warga ramai mendatangi TKP, melarikan diri
mempergunakan 2 mobil salah satu Kenderaan jenis taft bermotif loreng ormas, dan keterangan ini juga dibenarkan oleh Ari yang melihat langsung temannya jadi korban penganiayaan.’aku kenal wajah wajah mereka bang, tapi gak tau nama nya bang “, ucap korban.Apa motifnya…?

Berdasarkan keterangan korban kuat dugaan penganiayaan telah direncanakan, hal ini berawal dari pemberitaan yang ditulis korban bahwa longsor di Jalan Siantar – Parapat, tepatnya di jembatan Sidua Dua, diakibatkan oleh pembalakan liar Kayu Hutan oleh seorang pengusaha Kayu.

Hal ini diperkuat kecurigaan tersebut berdasarkan menantu pengusaha Kayu bernama A menelpon Try (korban) ingin berjumpa di Cafe Hugos, begitu korban bersama temannya sampai langsung diserang belasan orang.Try Aditia (korban) bersama dengan rekan rekan Pers telah membuat laporan. Pihak Polres dari Polresta P. Siantar juga telah mengambil keterangan dari korban yang terbaring lemas di rumah sakit Rasyida Jalan Seram Siantar.

Kasus ini sekarang masih dalam penanganan intens dari pihak kepolisian polresta pematang Siantar. Dan menurut kapolresta Pematang Siantar, AKBP. Heribertus Ompusunggu, kasus ini merupakan atensi yang segera di proses sesuai hukum.

Mirisnya tindak Pidana Penganiayaan ini pada saat Kapoldasu akan melakukan kajian kajian bersama Pemda setempat dan Instansi Instasi yang terkait dan memahami tentang penyebab bencana longsor ini, dengan tujuan agar jangan sampai terjadi lagi atau bisa terpantau sedini mungkin bencana yang akan muncul, supaya bisa diantisipasi langkah langkah pencegahan maupun penanggulangannya.(Red)