300 Botol Miras dan Pil Penenang Berhasil Dimusnahkan Kejari Lebak

0
138

Lebak Berita TKP-Com Telah dimusnahkan ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merk, ganja dan pil penenang oleh Kejaksaan negeri (Kejari) Lebak, Selasa (26/3). Miras dan narkotika tersebut merupakan barang bukti dari perkara hukum tahun 2018 yang telah mempunyai ketetapan hukum tetap.
Pada halaman Kejari saat pemusnahan dihadiri Kajari Lebak Lanna Hany Wanike Pasaribu, Dandim 0603 Lebak Letkol Kav Yudha Setiawan serta Kasatres Narkoba Polres Lebak AKP Endang Sugiarto.
“Dalam pemusnahan barang bukti yang sudah inkrah ini dari 45 perkara. Di antaranya 300 botol miras berbagai merek, pil penenang, dan ganja,” ujar Kepala Kejari Lebak Hanna Lanny Wanike Pasaribu usai acara pemusnahan.
Menurut Kajari, peredaran miras dan narkoba di Lebak cukup mengkhawatirkan. Karena itu perlu penanganan dari semua pihak agar perkara tersebut dapat diminimalisir.
“Kita berharap, ke depan tidak ada lagi barang haram (narkoba-red) di Lebak yang dimusnahkan. Artinya, tidak ada lagi penyalahgunaan narkoba di Lebak, sehingga Lebak bebas dari penyalahgunaan narkoba. Sesuai dengan kultur daerah, di mana Lebak terkenal dengan daerah religi,” kata mantan Kajari Muntok ini.
Upaya meminimalisir penyalahgunaan narkoba, sebut Wanike, Kejari Lebak setiap bulan melakukan sosialisasi kepada para pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).
“Kita punya progran Jaksa Masuk Sekolah, setiap bulan kita turun ke sekokah untuk sosialisasi, salah satunya penyuluhan narkoba,” katanya.
Kasat Narkoba Polres Lebak AKP Endang Sugiarto mengatakan, pemberantasan narkoba dan minuman keras untuk menyelamatkan generasi muda. Peredaran narkoba di Lebak memprihatinkan. “Kami mengajak partisipasi masyarakat untuk ikut memberantas peredaran narkotika dan miras,” imbuhnya. Ia melanjutkan, pemberantasan narkotika dan miras tidak cukup dengan aturan normatif, tetapi harus dilawan oleh kesadaran masyarakat.(red)