Mencuri Laptop Mahasiswa, Babak Belur Dihajar Massa

0
47

Surabaya Berita TKP-Com Wajah dan bibir Achmad Ridho, 31, bengkak. Dia dihujani bogem mentah gara-gara mencuri laptop mahasiswa. Pria warga Jalan Donowati II /17 Surabaya itu usai dihajar warga Wonocolo, Pabrik Kulit, Surabaya. Ridho Tepergok mencuri laptop milik Eko Prastiawan, 23, mahasiswa UINSA Uinsa yang ngekos di Jalan Jemur Wonosari Masjid Gang 1A/20F, Surabaya.
Pencurian yang dilakukan Ridho pada Rabu (8/5) dini hari. Saat itu, dia berputar-putar di sekitar TKP untuk mencari sasaran. Dia berangkat menuju lokasi dengan jasa ojek online. Selanjutnya ia berjalan kaki.

“Lalu saat melintas di tempat kos korban, ia mendapati korban sedang terlelap. Di sampingnya ada tas berisi laptop dan handphone (HP),” ungkap Kanit Reskrim Polsek Wonocolo, Iptu Mujiani.
Perlahan-lahan pelaku masuk ke dalam kos yang tak dikunci oleh korban. Lalu ia menyerat tas tersebut hingga ke pintu. Namun sayang, saat ia menenteng tas tersebut, korban terbangun dan spontan berteriak maling. “Tersangka panik dan langsung kabur sambil membawa tas ransel tersebut,” terangnya.

Teriakan korban memancing perhatian warga. Kebetulan tempat kos korban merupakan kawasan padat penduduk. Saat itulah Ridho dikejar ramai-ramai hingga akhirnya tertangkap. Ridho hanya pasrah dan berteriak ampun sesaat belasan bogem mentah warga mengarah kepadanya. “Aksi massa reda setelah kami tiba di lokasi dan mengamankan tersangka,” imbuhnya.
Pelaku mengaku nekat mencuri lantaran tak memiliki pekerjaan. Apalagi, ia harus menghidupi anak dan istrinya. Biasanya, baran-barang hasil curian itu ia jual kepada rekannya dengan harga yang variatif. Antara Rp 500 hingga Rp 1,5 Jt.(red)