BAKORNAS IPWL DPK- GMDM GRESIK

0
128

Gresik Berita TKP-Com Berharap mendapat dukungan dari masyarakat atas keprihatinan dengan penanganan korban penyalahguna narkoba yang ada di Lembaga Pemasyarakatan, DPK Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM) Kab.Gresik dan menggugah masyarakat welcome dan mari kita bersama-sama dengan niat tulus ikhlas Mengentas problematika dampak barang haram tersebut.

Ketua DPK Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM) Kab.Gresik dan juga mengatakan, “Narkoba Membunuh Karakter Bangsa” dari hati nurani Saya keprihatinan itu muncul manakala melihat kenyataan yang ada di lembaga pemasyarakat belum menjadi tempat yang membuat pengguna narkoba jera. Dirinya mengambil contoh pembinaan, sosialisasi, penyuluhan dan kenapa masih penyalahguna narkoba di Rutan atau Lapas yang dirasa masih sangat kurang, hal itu terbukti dari penyalahguna narkoba setelah bebas dari tahanan bukannya malah berhenti, tapi malah semakin menjadi pecandu narkoba.

“Saya sangat prihatin dengan kurangnya pembinaan tahanan narkoba, yang tidak dibekali dengan kemampuan berkarya, sehingga ketika mereka keluar dari Lapas bukannya berhenti, malah semakin menjadi,” ujarnya kepada wartawan media online,
Atas dasar itu, bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam GMDM Gresik bekerja keras, penuh semangat dalam meminta memohon kepada Pemda Gresik, untuk memperjuangkan tempat atau alokasi perehabilitasian yang benar-benar dapat menyembuhkan para penyalahguna narkoba.
“Tapi dalam melakukan pergerakan kita sering mendapat kendala di lapangan, salah satunya kurangnya pemahaman pada masyarakat dalam pentingnya upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba,”dan sesuai INTPRES RI Nomor 06, thun 2018-2019″ masih kata Hariyono.

Bahkan kami menambhakan, pihaknya juga sering mendapat penolakan dari beberapa pihak ketika akan memberikan sosialisasi Pencegahan, Penanggulangan, Peredaran, Penyalahgunaan Narkoba (P4GN).

“Tidak jarang saya menerima penolakan ketika akan memberikan sosialisasi P4GN, namun saya tidak menyerah begitu saja, saya bersama rekan-rekan dari GMDM Gresik terus berjalan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya narkoba,” sesuai aturan UU No. 35 thun 2009’jelasnya.

Disinggung resiko atas kegiatan tersebut, Hariyono mengaku, sudah mengetahui apa saja resiko yang dihadapinya ketika bergelut di bidang pencegahan (P4GN) dan pengobatan narkoba, termasuk berhadapan dengan preman, bahkan dengan jaringan pengedar narkoba, yang tentunya merasa terusik dengan sosialisasi P4GN yang dilakukan oleh Hariyono, tetapi kami bersama rekan-rekan pengurus BAKORNAS GMDM-GERSIK .

“Saya tahu resiko yang saya hadapi sangat besar. Namun, semua saya pasrahkan sama Allah SWT, karena intinya niat saya tulus dan ikhlas tanpa tendensi apapun, hanya ingin melihat generasi millenial, Gen zero’ kedepan dapat terbebas dari jerat narkoba atau P4GN,”
sesuai slogan ” Gresik Kota santri” kami bawah “Gresik kedepan BERSINAR” (bersih Narkoba) *Drugs destroy your future* Pungkas Gmdm Gresik