Polisi Ringkus WN Tiongkok Sindikat Perdagangan Manusia

0
46

Jakarta Berita TKP-Com Personel Polri mengundang warga negara  Cina berinisial ANW atau Agus (54), pelaku perdagangan manusia dengan modus perkawinan dan menikahkan warga negara Indonesia dengan warga negara Tiongkok.

“Tersangka Agus mulai berbisnis sejak Mei 2019 dan mendapatkan untung kurang dari Rp70.000,0000 dari setiap korban wanita yang berhasil dilepaskan ke Tiongkok,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jendral Dedi Prasetyo, Senin (24/6/2019).

Dedi mengutip kasus tersebut dalam penyidikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Barat. Tersangka Agus merekrut korban dengan meminta bantuan mak comblang untuk dicarikan korban yang disebut sebagai calon pengantin. Mak comblang kemudian membawa korban bertemu dengan tersangka, lalu menjodohkan korbannya dengan WN Tiongkok.

“Korban diiming-imingi kehidupan yang layak di Tiongkok, dan korban dijanjikan akan diberi uang sebesar Rp20.000.000 jika diterima menikah dengan WNA,” ujar Dedi.

Pada awal transaksi, tersangka memberikan pembayaran awal sebesar Rp10.000.000 sebagai uang muka, kemudian selebihnya akan diberikan lagi setelah dibuatkan paspor. Sebelumnya, tersangka Agus meminta syarat menjadi KTP, KK, akta kelahiran korban untuk dibuat persyaratan paspor. 

“Tersangka menambah korban-korbannya belum ada yang sampai ke Tiongkok,” ujar Dedi. 

Sebelumnya, anggota Polda Kalbar telah berhasil menyelamatkan rakyat Tiongkok, satu di antara mereka bertindak sebagai wali nikah. Polisi menyita barang bukti berupa surat perjanjian pernikahan, paspor atas nama Tang Xiubi, buku rekening tersangka, rekening uang tunai Rp1.102.000 dan satu dus berisi peta berisi KK, akta kelahiran dan identitas yang dihubungi menemukan calon pengantin laki-laki. 

WNA dihitung dari orang itu sudah siap semua, kemudian diserahkan ke Imigrasi lokal untuk diproses lebih lanjut.(red)