Polisi Gagalkan Penyelundupan 10.000 Pil Ekstasi dari Surabaya

0
626

Kalsel Berita TKP-Com Penyelundupan narkoba jenis ekstasi dan sabu kembali digagalkan. Kali ini, penyelundupan narkoba yang digagalkan itu menggunakan sarana transportasi laut dari Surabaya menuju Kalimantan Selatan (Kalsel).

Penyelundupan narkoba itu digagalkan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan. Narkotika yang gagal dikirim di Kalsel itu adalah 10.078 butir ekstasi seberat 2.997,7 gram dan 1,036 gram sabu.

Narkoba yang dibawa pria berinisial RW (26) yang menumpang Kapal Roro dari Surabaya. Setelah turun di pintu tiba Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Kamis (11/7/2019) lalu, BW langsung ditangkap.

“Dari ciri fisik yang ada pada pengungkapan-pengungkapan sebelumnya, barang bukti yang disita daripada dikirim dari wilayah Malaysia,” kata Wadiresnarkoba Polda Kalsel, AKBP Eko Wahyuniawan, Kamis (18/7/2019).

Eko menambahkan, terungkapnya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar itu bermula dari informasi masyarakat yang akan ada pasokan sabu dan ekstasi ke Banjarmasin. Setelah meminta bantuan dua bulan, tim yang dipimpin Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Kalsel Kompol Ugeng Sudia Permana akhirnya dapat mengakses informasi yang berhubungan dengan menggunakan jalur transportasi laut.

“Karena sebelumnya anggota juga masih belum mendapat informasi pasti tentang jalur laut atau udara. Perlu tim kami untuk dua, ada di bandara dan juga pelabuhan,” jelasnya.

Alhasil, kurir pembawa narkotika yang sudah dikantongi identitasnya berhasil ditangkap saat tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Dari pemeriksaan tersangka RW mewakili warga yang sehari-hari tinggal di Kompleks Jahri Saleh, Gang Tiara Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin. Narkoba itu rencananya diserahkan kepada M Yudha Arsyad Pratama (26), yang juga langsung disergap polisi malam itu juga di Jalan Mulawarman, Banjarmasin.

“Jadi tugas RW hanya mengambil barang ke Surabaya dan Yudha yang membaginya ke jaringan pengedar di sini,” beber Eko.

Dari penggagalan itu, polisi berhasil menyelamatkan sebanyak 30.798 orang dari yang menerima narkoba. Asumsinya, setiap satu butir ekstasi dapat digunakan satu orang dan satu gram sabu dikonsumsi 20 orang.

5.070 butir warna biru-kuning logo kartun Minion dan 5.008 butir warna merah muda logo master card.

Ditresnarkoba Polda Kalsek masih terus melakukan pengembangan untuk bisa mengungkap bandar besar yang mengendalikan jaringan ini. Meskipun menerima Eko cukup berat lantaran pengedar meminta jaringan terputus, antara satu dan lainnya.(red)