Diduga Melanggar Pasal UU ITE, Gavin Marko & Luluk Terancam di Polisikan

0
256

SIDOARJO Berita-TKP.Com  Gavin Margo dan Luluk, dua orang yang diduga tanpa izin telah memproduksi, memalsukan dan memperdagangkan produk Kosmetik kecantikan merk VIN SKIN melalui online bakal dilaporkan ke ke Kepolisian Daerah Jawa Timur (POLDA JATIM). 

Deny selaku koordinator tim investigasi menyampaikan, tim investigasi dilapangan ditemukan fakta bahwa,  Gavin Margo dan Luluk telah melakukan suatu kegiatan usaha transaksi jual-beli barang jenis kosmetik kecantikan merk VIN SKIN melalui online.

Tim telah mendapatkan bukti-buktinya, baik barang kosmetiknya dan bukti pembayaran yang telah dilakukan melalui transfer ke nomer rekening milik Gavin Margo.

Selain itu, kepada kami dan dihadapan beberapa saksi, Luluk telah mengakui bahwa barang daganganya yang diperjual-belikan melalui online tersebut tidak memiliki izin dari Instansi terkait alias bodong. ” ucap Deny.

Saat kami melakukan wawancara dengan seorang lelaki muda yang ada didalam rumah di Perumahan Pondok Jati Blok AF No. 11 Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo, pemuda tersebut mengatakan, “memang benar tempat ini milik bu Luluk dan Gavin Margo, disini menjual barang kosmetik melalui online.” Ucap Deny.

Masih Deny, Dihadapan tim kami dan beberapa temanya luluk sendiri, Luluk mengakui bahwa kosmetik dengan Merk VIN SKIN yang diperjual-belikannya belum memiliki izin edar dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM).

dalam menjalankan usahanya di rumah tersebut, Davin dan Luluk memiliki empat orang karyawan.” Jelasnya.

Deny membeberkan, Pada saat tim melakukan konfirmasi kepada Luluk, Luluk malah mengatakan ” Apabila bapak – bapak mau melaporkan usaha saya silahkan, saya akan mengikuti prosedur yang berlaku, saya kenal semua sama orang Polda, saya sudah memberi atensi ke orang – orang Polda.

Terlebih lagi si Luluk mencatut nama petinggi Polda Jatim yang menjabat sebagai WADIRKRIMSUS. Bebernya.

Namun kami tidak percaya begitu saja ocehan Luluk,  untuk memastikan kebenaran nyanyian si Luluk kami akan melakukan konfirmasi langsung kepada pejabat Polda terkait yang namanya dicatat oleh Luluk Cs.” Ujarnya.

Sebagai tindak lanjut atas temuan kami tersebut, Kami akan segera melaporkan Davin dan Luluk secara resmi ke Polda Jatim dengan dugaan telah melanggar Pasal 28 Ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 45 Ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016.

Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ( ITE ) berbunyi “Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Mereka berdua telah memenuhi unsur-unsur dalam Tindak pidana ITE  Pasal 28 Ayat (1) yaitu: Kesalahan dengan sengaja telah Melawan hukum, dan dalam transaksi elektronik tersebut dapat mengakibatkan kerugian konsumen karena telah menjual barang kosmetik yang diduga kuat sebagai barang palsu. ” pungkas Deny.

Melalui Chat WhatsApp dengan nomor 0819-0568-xxxx, Saudari Luluk memberikan klarifikasi seperti ini, ” Hak  jawab saya adalah, saya akan mengurus perizinan, kalau memberitakan diluar dari yang ada, akan saya laporkan media anda ke Dewan Pers dan anda akan saya laporkan ke Polres. ” Begitu klarifikasi yang diberikan Luluk kepada awak media.(red)