Tiga Pekerja Tenggelam di Bendungan Angker Saat Ritual Digelar

Madiun Berita-TKP.Com Setelah menggelar ritual melarung tiga ekor ayam warga menemukan tiga pekerja proyek tenggelam dalam pekerjaan Jalan Dusun Wates, Desa Kebonagung, Kabupaten Madiun yang tenggelam di DAM atau bendungan angker.

“Setelah dilaporkan hilang pukul 11.30 Wib Korban ditemukan sekitar pukul 17.00 Wib,” ujar Kepala Desa Kebonagung, Alex Susanto, Jumat (6/9/2019).

Ketiga pekerja proyek yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia itu adalah Didin Saifuddin (19), Suwanto (25) dan Eko Rijianto. Ketiga korban merupakan warga asal Desa Sriti, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo.

“Warga mendapat saran dari sesepuh desa dengan melarung tiga ekor ayam hidup, kembang telon (bunga tiga warna) dan cok bakal. Sebab pencarian tak kunjung membuahkan hasil,” papar Alex.

Menurut Alex, setelah satu jam menggelar ritual larung, dua korban ditemukan. Lima menit berselang, korban ketiga juga ditemukan.

“Ya antara percaya dan tidak, memang DAM ini mistis. Cuma tenggelamnya saya kira murni kecelakaan, bukan karena perkara lain-lain,” tuturnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Logos Bintoro menyebut, awalnya lima pekerja itu mandi setelah melakukan pekerjaannya. Kelimanya tetap mandi di bendungan sedalam 15 meter itu meski beberapa warga sudah mengingatkan.

“Tiga orang tenggelam dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan dua lainnya selamat,” beber Bintoro.

Dari identifikasi dan olah TKP sementara, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jasad korban sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk proses visum.(red)