Gubernur Khofifah Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Meninggalnya BJ Habibie

0
8

Surabaya Berita-TKP.Com Wafatnya Presiden Ke III Republik Indonesia, Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019), membuat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita yang sangat mendalam.

“Mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan duka cita mendalam seiring lantunan doa agar Allah SWT menempatkan beliau di tempat terbaik disisi-Nya, mengampuni seluruh khilaf, dan memberikan ketabahan dan keikhlasan bagi keluarga besar Bapak Habibie,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

BJ Habibie merupakan sosok yang sangat menginspirasi generasi muda Indonesia, khususnya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Khofifah.

Karir cemerlang Habibie menurutnya juga memotivasi banyak anak muda Indonesia untuk terus berprestasi untuk kemajuan bangsa.

Habibie dianggap mengenalkan paradigma pendidikan yang berpengaruh luas yaitu pentingnya imtak dan iptek (iman dan taqwa serta ilmu dan teknologi) sebagai satu kesatuan bekal hidup yang harus dimiliki oleh manusia.

“Beliau juga terkenal sebagai sosok romantis dan penuh cinta, saya termasuk orang yang sangat mengagumi beliau dan menjadikan salah satu referensi teladan,” ucapnya.

Seperti diketahui, Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia. Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya. Informasi mengenai Habibie meninggal dunia disampaikan putra Habibie, Thareq Kemal.

Diketahui, Habibie telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019. Khofifah direncanakan hadir dalam prosesi pemakaman BJ Habibie di Taman Makam Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

“Insya Allah saya hadir. Besok subuh (Kamis-red) terbang ke Jakarta setelah mengikuti Salat Ghaib di Masjid Al Akbar, Surabaya. Saya juga mengajak masyarakat ikut mendoakan beliau dan bagi yang beragama Islam melaksanakan Salat Ghaib,” ucapnya.

“Sesuai Undang- undang nomor 24 tahun 2009 kami menginstruksikan kepada seluruh instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari berturut-turut mulai besok,” pungkasnya.(red)